Motif Batik Naga Tapa Purbalingga

0 357

Motif Batik Naga Tapa Purbalingga

Unsur motif yang terdapat pada batik dipengaruhi oleh unsur- unsur stilir yang berasal dari alam benda baik tumbuhan, hewan dan manusia. Demikian juga dengan berbagai motif yang terdapat pada Batik Naga Tapa Purbalingga. Batik Naga Tapa merupakan salah satu Motif Batik Lawas yang dibuat pada tahun 1940 oleh Nyonya Soegiarti.

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, beliau merupakan istri dari Bapak Aboesono yang berprofesi sebagai Kepala Kantor Pos di Purbalingga pada saat itu. Selain itu, Nyonya Soegiarti juga merupakan cucu Raden Tumenggung Dipokusumo IV (Bupati ke enam Purbalingga). Batik naga tapa tersebut memiliki gaya yang cukup berbeda. Unsur motif yang terdapat pada batik naga tapa Purbalingga digambarkan cukup rumit. Motif yang terdapat pada batik naga tapa Purbalingga yaitu naga, bangunan, dampar, gajah, burung, bajing, harimau, rusa, kumbang, pohon hayat dan tumbuhan. Keseluruhan motif tersebut disusun memenuhi seluruh bagian permukaan kain dengan komposisi yang harmonis, selain itu setiap motif memiliki variasi.

Motif Batik Naga Tapa Purbalingga terdiri dari sepuluh variasi naga, delapan variasi bangunan, dampar, tiga variasi gajah, empat variasi burung, tiga variasi bajing, harimau, empat variasi kijang, tiga variasi kumbang, enam variasi pohon hayat dan 57 variasi tumbuhan. Pola Motif Batik Naga Tapa berupa pohon hayat yang dikelilingi oleh naga, bangunan, dampar, motif gajah, bajing, harimau, kijang, kumbang, burung dan tumbuhan. Warna yang diaplikasikan pada batik naga tapa Purbalingga yaitu putih, cokelat dan hitam yang berasal dari zat pewarna alami. Bagi masyarakat saat itu, warna dengan nuansa gelap terkesan lebih anggun ketika dikenakan bagi orang yang memakai terlebih lagi bagi para pejabat pada saat itu.

Source Motif Batik Naga Tapa Purbalingga Batik
Comments
Loading...