Motif Batik Garutan

0 293

Motif Batik Garutan Miliki Ciri Khas Ditekuni Warga Sejak Zaman Kolonial

Corak batik mempunyai filosofi dari tiap daerah asalnya, sehingga terdapat motif dan corak yang berbeda. Sejarah batik sudah cukup panjang, selama ini sangat identik dengan wilayah Jawa Tengah, namun ternyata di wilayah Priangan, tradisi membatik tumbuh dan berkembang sejak lama. Salah satunya daerah Priangan yang memiliki tradisi membatik ialah di Kabupaten Garut. Masa keemasan Batik Garutan dimulai sejak zaman kolonial hingga pertengahan tahun 1980-an.

Lambat laun Batik Garutan mulai menampakkan jejak kejayaannya kembali dengan makin banyaknya perajin batik di Garut yang mulai memproduksi serta memasarkan produknya ke berbagai daerah. Motif batik di Indonesia memiliki perbedaan yang mengacu pada filosofi daerah batik berasal. Seperti halnya Batik Garut atau lebih dikenal dengan sebutan motif batik garutan yang umumnya memberikan pilihan warna yang dominan cerah dan lembut, cocok digunakan untuk anak-anak dan remaja yang penuh ekpresi dan ceria.

Namun motif tersebut tetap sesuai untuk dipakai usia dewasa dan orang tua. Selain menampilkan warna yang ceria dan lembut, ciri lain dari motif batik garutan adalah pemilihan gambar yang merujuk pada flora dan fauna, dan mengambil bentuk geometrik yang lebih mengarah kepada garis diagonal, seperti bentuk belah ketupat.

Pembuatan Motif Batik Garutan menggunakan teknik dengan cara di­tulis langsung dengan tangan (batik tulis), sehingga wajar jika waktu pengerjaan satu helai kain batik bisa memakan waktu yang lumayan lama. Harga yang ditawarkan pun cukup tinggi, mengingat proses pengerjaannya harus de­ngan ketelitian yang memerlukan teknik khusus. Selain itu batik juga bisa memberikan nilai estetika yang tinggi. Ada sekitar 80-an motif yang dituangkan dalam Batik Garutan.

Di antaranya, bulu hayam, lereng calung, lereng jaksa, cupat manggu, merak ngibing, dan batu ngampar. Secara umum, motif yang dipakai dalam Batik Garutan diambil dari kondisi alam sekitar yang dikelilingi pegunungan. Selain itu, flora dan fauna yang memiliki kaitan erat dengan kehidupan masyarakat melengkapi kekayaan Motif Batik Garutan. Keunikan Batik Garutan terdapat pada proses pembuatannya. Motif batik tidak hanya dibuat pada salah satu sisi, tapi bolak-balik. Proses seperti ini yang membedakannya dengan batik Jawa Tengah atau Yogyakarta.

Source Motif Batik Garutan Miliki Ciri Khas Ditekuni Warga Sejak Zaman Kolonial Batik
Comments
Loading...