Motif Batik Bondet

0 291

Motif Batik Bondet

Jenis Batik Solo dengan Motif Bondet tercipta karena kerumitan motif yang dituangkan hingga menjadi bundet. Kain Batik Tulis Bondet ini dikenakan oleh pengantin perempuan ketika malam pertama. Berikut ini pola bondet pada beberapa Motif Batik Solo:

  • Batik Solo Sido Asih, motif geometris berpola dasar bentuk-bentuk segi empat ini memiliki arti keluhuran. Saat mengenakan kain batik sido asih maka orang tersebut mengharapkan suatu kebahagiaan dalam hidup. Motif batik solo sidoasih ini berkembang setelah masa kepemimpinan SISKS PB IV di keraton Surakarta.
  • Batik Solo Ratu-Ratih, nama motif batik ratu-ratih ini sebenarnya diambil dari kata “Ratu-Patih” yang menyiratkan arti bahwa seorang raja pada satu pemerintahan didampingi oleh seorang patih atau perdana menteri yang berusia yang masih terlalu muda menurut sudut pandang waktu tersebut. Motif batik solo ratu-ratih ini memiliki sebuah gambaran suatu kemuliaan dan sinergi antara pengguna kain batik tersebut dengan alam sekitarnya, Kain batik tulis ini mulai dibuat dan dikembangkan pada masa pemerintahan Raja SISKS PB VI pada tahun 1824.
  • Batik Solo Parangkusumo, Parang merupakan motif diagonal berbentuk senjata tajam, berupa garis yang berlekuk-lekuk dari sisi bagian atas ke sisi bagian bawah kain batik, sedangkan Kusumo berarti bunga. Berdasarkan hal tersebut maka dapat kita simpulkan bahwa parang kusumo berarti seorang kesatria yang memiliki wibawa dan mencintai rakyatnya, sehingga membuat kain batik solo parangkusumo ini hanya diperuntukkan oleh orang yang memiliki darah biru atau keturunan raja atau biasa disebut oleh orang keraton sebagai darah dalem. Motif batik solo parangkusumo ini mulai dibuat dan dikembangkan oleh para pebatik pada era panembahan senopati sewaktu menjadi raja di kerajaan Mataram kuno sekitar abad ke – 16.
  • Batik Solo Bokor Kencana, merupakan sebuah motif batik geometris yang memiliki pola dasar berbentuk lung-lunganyang bermakna harapan, keagungan, serta kewibawaan. Motif ini untuk pertama kalinya dibuat untuk dikenakan PB XI.

 

  • Batik Solo Sekar Jagad, Sekar berarti bunga dan jagad adalah dunia. Paduan kata yang tercermin dari nama motif ini adalah “kumpulan bunga sedunia”. Motif sekar jagad ini merupakan perulangan geometris dengan cara ceplok (dipasangkan bersisian), yang mengandung arti keindahan dan keluhuran kehidupan di dunia. Motif Batik  Sekar jagad ini mulai berkembang sejak abad ke-18.
Source https://batik-tulis.com/ https://batik-tulis.com/blog/batik-solo/ https://batik-tulis.com/blog/apa-itu-batik/
Comments
Loading...