Perkembangan Motif Batik Banyumas Provinsi Jawa Tengah

0 493

Batik Banyumas

Batik Banyumas pada awalnya berpusat di daerah Sokaraja yang dibawa oleh pengikut – pengikut Pangeran Diponegoro setelah usainya peperangan pada tahun 1830, mereka kebanyakan menetap di daerah Banyumas lebih tepatnya Sokaraja. Sejak itulah pengikut Pangeran Diponegoro yang bernama Najendra mengembangkan batik celup di Sokaraja. Pada masa itu pastinya bahan – bahanya dapat diperoleh dari alam sekitar yang pastinya tanpa bahan kimia. Sedangkan kainya menggunakan kain mori yang mereka tenun sendiri. Untuk perwarnanya menggunakan pepohonan yang dapat diperoleh di alam sekitar misalnya seperti menggunakan pohon tom, pohon pace, dan pohon mengkudu yang dapat menghasilkan warna merah kesemuan kuning.

Batik Banyumas sebenarnya itu sangatlah indah seperti batik pada umumnya, namun batik Banyumas kurang tenar dibanding batik Solo dan Pekalongan, mungkin karena orang – orang kurang mengetahui daerah tersebut. Sehingga Indonesia yang belum terlalu di kenal, misalnya saja batik Banyumas ini Dengan adanya postingan ini saya berharap semoga batik Banyumas lebih terkenal lagi dari pada sekarang ini.

Mari kita kenalan lebih lanjut tetang Batik Banyumas. Motif batik Banyumas didominasi dengan warna – warna dasar kecoklatan dan hitam, motif tersebut dinamakan motif Jonasan. Dari motif tersebut terus berkembanglah motif – motif batik Banyumas hingga saat ini antara lain; Sidoluhung, Lumbon (Lumbu), Cempaka Mulya, Madu Bronto, Sekarsurya, Jahe Puger, Pring Sedapur dan Satria Busana.

Pada jaman modern ini batik Banyumas kebanyakan didominasi dengan batik cap ketimbang betik tulis. Karena memang batik cap proses pengerjaanya lebih cepat sehingga tidak memakan waktu banyak. Tapi untuk masalah harga yang jelas lebih mahal yang batik tulus, ya memang karena batik tulis pengerjanyaa lama dan pastinya harus tlaten atau sabar.

 

Source Perkembangan Motif Batik Banyumas Provinsi Jawa Tengah Banyumasku.Com
Comments
Loading...