Misteri yang Belum Terungkap Di Balik Motif Batik Sarimbit Sido Mukti

0 39

Misteri yang Belum Terungkap Di Balik Motif Batik Sarimbit Sido Mukti

Sebagai salah satu motif batik yang seringkali kita temukan dipakai oleh kedua mempelai dalam acara pernikahan adat Jawa, Batik Sido Mukti memiliki misteri tersendiri yang sampai sekarang belum terungkap.

Apakah misteri itu?
Batik Sido Mukti adalah salah satu dari jajaran batik Sido yang lain seperti, batik Sido Luhur, Sido Mulyo dan Sido Asih. Semuanya memiliki makna yang hampir sama ya itu tentang pengharapan dan doa yang dilukiskan lewat motif batik.

Batik Sido Mukti sendiri merupakan pengembangan dari motif Sido Mulyo dengan latar putih pada zaman Mataram Kartasura yang kemudian diganti dengan latar ukel oleh Paku Buwono IV. Dengan warna sogan cokelat khas solo, batik ini menunjukkan karakteristik orang Solo yang lemah lembut namun memiliki cita-cita yang tinggi.

Ornamen utama pada batik Sido Mukti biasanya terdiri dari bentuk tahta atau singasana sebagai simbol pengharapan akan kedudukan dan derajat yang tinggi, mulia dan dihormati banyak orang seperti halnya seorang pemimpin atau raja.

Ornamen utama berbentuk Meru atau gunung yang menunjukkan kemegahan dan keagungan berasal dari ajaran empat unsur kehidupan yang disebut sangkan paraning dumadi atau asal mula kehidupan, disamping api, air dan udara.

Ornamen utama berbentuk bunga untuk menunjukkan keindahan dan memiliki makna yang baik, sesuatu yang indah adalah yang teguh dan kuat pondasi serta pegangan hidupnya, seperti halnya bunga tetap indah dan kuat karena akarnya menancap erat, walau diterpa angin atau kekuatan lain yang dapat memusnahkan.

Sedangkan untuk isen-isen atau tambahan motif seperti Sawut yakni garis-garis lembut yang berjajar rapat sebagai pengisi dedaunan, ekor burung dan sebagainya. Cecekan yakni titik-titik kecil rapat maupun renggang yang memenuhi bidang ornamen. Ukel yakni lingkaran kecil mengeriting dan sebagainya yang menyerupai. Cecek pitu yakni titik-titik yang mengumpul berjumlah tujuh buah biasanya berbentuk melingkar.

Batik ini dipakai Sarimbit, atau berpasangan, karena batik ini memang ingin menunjukkan bahwa dalam kehidupan berkeluarga harus memiliki pengharapan yang baik. Selain itu motif ini bersifat menyatukan yang terpisah dan menjadikannya serasi dalam kehidupan ke depannya.

Selain itu motif ini juga dapat diartikan sebagai jalan untuk sebuah rezeki yang lancar, baik dan berkah sejak awal pernikahan sampai nantinya diwariskan kepada keturunan selanjutnya. Dalam pernikahan adat Jawa, motif batik Sido Mukti adalah salah satu pilihan yang baik agar pernikahan mendapatkan berkah dan anugerah dari Yang Maha Kuasa.

Source http://indonesianbatik.id http://indonesianbatik.id/2018/04/12/misteri-yang-belum-terungkap-di-balik-motif-batik-sarimbit-sido-mukti/
Comments
Loading...