Miliki Filosofi Tinggi, Batik Tidak Bisa Diklaim Negara Manapun

0 19

Miliki Filosofi Tinggi, Batik Tidak Bisa Diklaim Negara Manapun

Setiap negara yang berdekatan atau biasa dibilang serumpun, Indonesia dan Malaysia tentu memiliki beberapa persamaan. Mulai dari bahasa, makanan, serta budaya. Berbicara soal budaya, Indonesia memiliki banyak sekali budaya yang tak ternilai harganya. Salah satunya adalah yang telah diakui oleh UNESCO sebagai budaya non-bendawi Indonesia yaitu batik.

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan. Terlepas dari telah diakui oleh UNESCO, Malaysia juga memiliki batik, yang perlu diingat adalah setiap corak dan motif batik memiliki perbedaan, dari makna hingga filosofi. Inilah alasan batik Indonesia dan Malaysia berbeda.

“Seperti yang telah diketahui, batik sudah menjadi warisan budaya yang masuk ke dalam kriteia non-bendawi, dilihat dari perbedaan tidak terlalu banyak,” kata Guntur Susilo, Pecinta dan Pelestari Batik saat ditemui dalam acara Peluncuran Botol Batik Pigeon.

Guntur menuturkan perbedaanya terdapat pada filosofinya. Setiap motif pada batik memiliki filosofinya tersendiri. Melihat dari sejarah batik yang begitu panjang serta tiap daerah mempunyai cirri khas motif tersendiri menjadikan batik Indonesia tidak bisa diklaim oleh negara manapun.

“Seperti yang saya bilang tadi batik dan media itu sama sama mengalami krisis, nenek moyang kita dahulu pandai membuat konten-konten positif, salah satunya adah melalui motif batik. Contohnya motif pruntung, yang memiliki maknanya mau menerima norma-norma kehidupan. Jadi setiap orang yang memakai baju ini diharapkan mau mengikuti aturan,” ucapnya

Memang, berbicara soal batik bukan hanya terfokus pada motifnya saja, tetapi juga makna dan filosofi dari batik tersebut. Untuk itu perlu adanya kesadaran untuk turut melestarikan batik sebagai warisan budaya, terutama pada generasi muda sebagai penerus bangsa.

Source https://lifestyle.okezone.com/ https://lifestyle.okezone.com/read/2018/10/03/194/1958993/miliki-filosofi-tinggi-batik-tidak-bisa-diklaim-negara-manapun
Comments
Loading...