Menjaga Warisan Batik Indonesia

0 69

Menjaga Warisan Batik Indonesia

Hari Batik Indonesia resmi diakui sebagai warisan budaya dunia pada 2 Oktober 2009. Pengakuan ini dilakukan oleh United Nation Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO), sebuah badan PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Batik Indonesia dimasukan dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap Batik Indonesia merupakan pengakuan internasional terhadap salah satu budaya asli Indonesia. Keputusan UNESCO pun disambut gembira oleh bangsa Indonesia, termasuk pemerintah yang langsung menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Bahkan pemerintah pun menyarankan para karyawan menggunakan batik setiap hari Jumat.

Bukan hal yang berlebihan, mengingat Batik Indoneisa memang menjadi pakaian tradisional dan simbol budaya serta identitas rakyat Indonesia. Batik sendiri secara etimologinya, berasal dari kata ‘ngembat (disingkat mbat)’ dan titik (tik)’. Kedua kata ini bermakna ‘melontarkan titik’. Artinya, kegiatan membatik sama dengan melemparkan atau melontarkan titik demi titik pada sebuah kain yang berwarna putih.

Pada awalnya Batik Indonesia bersifat eksklusif, dibuat dan dikenakan hanya untuk kalangan keraton. Namun, seiring dengan perjalanan waktu, penggunaan batik meluas hingga ke kalangan rakyat jelata. Dan kini batik tidak hanya ada di Pulau Jawa, tapi sudah menyebar ke pulau-pulau lainnya sesuai dengan filosofi dan budaya masing-masing daerah. Sehingga sangat pantas jika batik disebut sebagai ciri khas Indonesia. Kita patut berbangga dan menjaga kelestarian budaya yang diakui dunia tersebut. Karena hanya bangsa yang bisa mencintai, menghargai, dan mengapresiasi budayanya sendiri, yang patut disebut sebagai bangsa yang besar.

Source http://batiksquare-nusantara.com/ http://batiksquare-nusantara.com/menjaga-warisan-batik-indonesia/
Comments
Loading...