infobatik.id

Mengenal Ciri – Ciri Motif Batik Sumatra

0 22

Mengenal Ciri – Ciri Motif Batik Sumatra

Sebagai bagian dari seni dan budaya asli Indonesia, batik tidak hanya dikenal di pulau Jawa. Wilayah lainnya di Indonesia hingga kini juga terus mengembangkan batiknya agar dapat dikenal lebih luas. Termasuk di pulau Sumatera. Berikut ini ciri ciri batik dari Sumatra.

Batik Riau

Batik Riau memiliki motif yang sangat unik, berbetuk garis memanjang seperti tabir. Motif ini selalu ada disetiap pembuatan batik Riau. Sehingga batik Riau lebih dikenal dengan sebutan batik tabir. Pengrajin Batik di Riau menggunakan teknik kuas atau lukis untuk mendapatkan warna yang sesuai dengan keinginan. Batik Riau menggunakan motif sulaman tekat, teknik ini ditengarai hampir punah saat ini karena, tradisi membatik di tanah Melayu Riau tidak seperti di Jawa yang tidak lupa soal membatik.

Batik Jambi

Batik Jambi menggunakan pewarna alami yaitu dari tanaman, buah-buahan, getah kayu dan saga. Warna khas dari Batik Jambi yaitu, merah, kuning, biru, hitam. Motif batik Jambi biasanya mengambil dari alam, seperti tumbuhan, hewan ataupun aktivitas sehari-hari warga Jambi. Motifnya satu-satu atau biasa disebut ceplokan. Motif batik Jambi yang sangat terkenal adalah motif kapal sanggat, kuau berhias, durian pecah, merak ngeram, tampok manggis.

Batik Padang

Batik Padang atau dalam bahasa Minangkabau disebut batik tanah liek (tanah liat) merupakan jenis kain batik yang berasal dari Minangkabau. Pembutan Batik Padang batik menggunakan tanah liat sebagai pewarnanya. Motif batik Padang antara lain motif kaluak paku, motif pucuk rebung, motif rangkiang, dan lain-lain. Dahulu pemakaian batik tanah liek hanya digunakan untuk acara-acara adat dan dipakai oleh para pemuka adat saja sedangkan sekarang sudah bisa digunakan oleh masyarakat pada umumnya.

Batik Bengkulu

Kain Besurek memiliki motif khas yang bernuansa kaligrafi Jambi dan Cirebon. Adopsi ini akhirnya membentuk sebuah desain batik khas Bengkulu. Batik Kanganga memiliki motif khas yaitu berupa huruf asli Rejang. Motif kain besurek yang bertuliskan huruf arab yang dapat dibaca, kain ini sangat sakral, terutama pada pemakaian kain upacara adat pengantin dan untuk menutupi mayat. Kain jenis ini tidak boleh dipergunakan secara sembarangan.

Batik Aceh

Batik Aceh mengeluarkan warna-warna yang cenderung berani, merah, hijau, kuning, merah muda. Biasanya motif batik Aceh yang tertera pada kain melambangkan falsafah hidup masyarakatnya. Motif pintu misalnya, menunjukkan ukuran tingi pintu yang rendah. Motif tolak angin menjadi perlambang banyaknya ventilasi udara di setiap rumah adat, motif ini mengandung arti bahwa masyarakat Aceh cenderung mudah menerima perbedaan. Motif bunga jeumpa-bunga kantil, diambil karena banyak terdapat di aceh. Kuatnya pengaruh islam juga turut mewarnai motif-motif batik diantaranya ragam hias berbentuk sulur, melingkar, dan garis.

Batik Lampung

Motif-motif Batik Lampung yang berkembang saat ini merupakan sebagian diambil dari motif-motif pada kain tradisional Lampung yang telah berkembang sebelumnya. Banyak motif batik Lampung modifikasi yang bermunculan. Seperti motif gamolan, siger, kupu-kupu, dan gajah. Hal tersebut merupakan simbol perkembangan budaya yang diaplikasikan ke dalam motif batik yang diangkat dari akar budaya daerah masing-masing.

Batik Medan

Batik Medan terinspirasi untuk mempunyai ciri khas tersendiri dan diambil dari tiap suku yang ada di Sumatera Utara. Batik tersebut dinamakan Batik Motif Medan. Motifnya batik disesuaikan dengan lima etnis Batak yang ada di Sumatera Utara, yaitu Mandailing, Tapanuli Utara (Toba), Simalungun, Karo, Pakpak Dairi, dan Tapanuli Tengah. Motif batik dari lima etnis Batak, itu di antaranya corak dari kain ulos Batak, motif Hari Hara Sundung di Langit yang menunjukkan ciri khas Batak Toba, dan motif Pani Patunda dari Simalungun. Selain itu, motif Melayu seperti pucuk rebung, semut beriring, itik pulang petang. Kemudian motif Toba ada desa nawalu, gorga sitompi, Batak Mandailing dengan motif mataniari juga dikembangkan sebagai motif Batik Medan.

Batik Palembang

Batik Palembang ini memiliki keunggulan yang tak kalah menarik dari batik lain di Indonesia. Batik Palembang memiliki motif yang mengikuti syariat Islam, yaitu tidak menggunakan gambar binatang dan manusia sebagai hiasan. Sebagian besar motif batik Palembang adalah motif bunga teh dan motif lasem yang dihiasi garis simetris dan berbagai simbol tanaman, sedangkan motif bunga teh kainnya dipenuhi dengan gambar bunga teh.

Source http://batikazizah.com/ http://batikazizah.com/baju-batik/motif-batik-sumatra/
Comments
Loading...