Mengenal Batik Dari Pulau Sulawesi Selatan

0 1.067

Mengenal Batik Dari Pulau Sulawesi

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengenal batik Sulawesi lebih mendalam sehingga tidak salah pilih apabila berencana membeli kain batik Sulawesi untuk koleksi pribadi di rumah adalah :

1). Perhatikan motif. 

Biasanya kain batik memiliki motif yang menunjukkan atau menyimbolkan sesuatu yang unik dan khas dari daerah mana batik itu dibuat. Begitupun batik yang diproduksi oleh sekelompok pengrajin Sulawesi Selatan, batik-batik ini memiliki motif dengan filosofi dan ciri khas tersendiri. Batik Sulawesi Selatan kebanyakan mengangkat aksara lontara untuk dijadikan motif batik khas daerah mereka dengan ungkapan-ungkapan atau peribahasa yang menggambarkan kebajikan yang pernah berlaku di daerah tersebut. Sama seperti kain batik Toraja yang juga memiliki kekhasannya tersendiri, misalnya gambar kerbau sebagai simbol dan lambang kebesaran atau motif burung belibis dan matahari yang menggambarkan kejayaan.

2). Perhatikan warna. 

Batik Sulawesi Selatan kebanyakan mempunyai warna-warna cerah, terang dan kinclong. Beberapa pengrajin kain batik setempat mengambil warna dari tiga warna simbol kerajaan besar yang ada di Sulawesi Selatan, yaitu hijau, kuning dan merah, dimana masing-masing warna melambangkan kerajaan Luwu, Bone dan Gowa. Atau batik Toraja dengan pilihan warna utama seperti warna hitam, merah, putih dan kuning.

Untuk pewarnaannya, beberapa pengrajin masih menggunakan pewarna alami yang didapat dari tumbuhan dan merupakan tehnik menumpuk di atas warna dasar dan beberapa lainnya menggunakan pewarna yang lebih modern dengan memakai tehnik pencelupan.

Pembuatan batik Sulawesi Selatan dilakukan dengan cara persis sama dengan teknik pembuatan yang dilakukan oleh pengrajin batik lainnya. Bahan-bahannya adalah sama dengan menggunakan bahan yang khusus digunakan untuk membuat batik secara umum, seperti penggunaan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain mudah luntur, ataupun pemisahan warna untuk gambar-gambar tertentu agar terlihat lebih unik.

3). Perhatikan bahan-bahan. 

Dewasa ini kain batik lebih banyak dibuat di atas bahan sutera, polister, rayon dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin yang menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar hingga lilin tersebut benar-benar meresap pada kain. Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan lebih banyak dilakukan untuk motif kain dengan warna-warna pilihan yang lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, dilakukanlan pelorotan atau pemasakan kain dengan penggunaan cairan kimia untuk meluruhkan/ menguatkan senyawa lilin pada kain tersebut sehingga memperoleh kualitas yang lebih rapi.

4). Perhatikan harga yang ditawarkan. 

Untuk harga kain batik Sulawesi Selatan, mereka memiliki standar harga yang beragam. Harga ditentukan dari bahan-bahan yang digunakan, tehnik pembuatan dan pewarnaan serta lamanya waktu pengerjaan batik tersebut. Kain batik cetak sutera, polister, rayon dan bahan sintetis lainnya dengan motif batik Sulawesi Selatan pada umumnya dibandrol dengan harga 100 ribu – 300 ribu rupiah per meter, adapun batik tulis biasanya dibandrol dari harga 500 ribu hingga jutaan rupiah perlembarnya.

Source Mengenal Batik Dari Pulau Sulawesi Selatan Batik
Comments
Loading...