Menbudpar: Batik Indonesia Lebih Unggul dari Impor

0 51

Menbudpar: Batik Indonesia Lebih Unggul dari Impor

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan, produk batik buatan dalam negeri lebih unggul dibanding batik impor asal Tiongkok dan Malaysia yang menyerbu Tanah Air sejak beberapa tahun terakhir. “Batik Indonesia lebih unggul karena merupakan batik tulis, sedangkan batik impor lebih banyak batik ‘printing’. Jadi tidak perlu takut dengan serbuan batik impor,” kata Menbudpar.  Pihak Kementerian Kebudayaan dan Pariwasata akan terus melakukan promosi batik ke dunia internasional, sehingga kelak Indonesia akan dikenal sebagai rumah batik.

Hanya dengan promosi yang gencar maka batik lokal akan lebih dikenal dibanding batik impor. “Kita masih ingat betapa susahnya mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya pada 2 Oktober 2009. Karena pada saat itu ada juga negara lain yang ingin mengakui batik sebagai tempat asalnya. Oleh karena itu, sekarang setelah diakui, kita harus terus menjaga dan melestarikannya,” jelas menteri.

Bapak Menteri juga mengajak seluruh lapisan masyarakat baik tua maupun muda untuk selalu mengenakan dan mencintai batik dalam negeri. Jika sudah mencintai batik maka akan semakin banyak perajin batik, tentunya tujuan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat akan terwujud. Pada sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengakui masuknya batik impor membuat daya saing industri nasional terganggu. Untuk itu, pemerintah mendaftarkan logo Batik-mark yang merupakan pembeda batik buatan Indonesia dengan negara lain. Nilai produksi industri batik pada 2010 menembus angka Rp732,67 miliar atau naik 13% dari periode sebelumnya sebesar Rp648,94 miliar. Batik asal Tiongkok dan Malaysia sejak beberapa tahun terakhir mendominasi penjualan di sejumlah pasar di Jakarta karena harganya jauh lebih murah dibanding produk dalam negeri.

Source http://id.beritasatu.com/home http://id.beritasatu.com/family/menbudpar-batik-indonesia-lebih-unggul-dari-impor/20972
Comments
Loading...