Menanti Suksesor Batik Tulis Motif Tirta Intanpari, Batik Tulis Asli Karanganyar

0 26

Menanti Suksesor Batik Tulis Motif Tirta Intanpari, Batik Tulis Asli Karanganyar

Perkembangan batik tulis semakin menarik untuk diikuti, persaingan dengan batik printing dan batik cap membuat para pengrajin batik harus segera memiliki ide dan inovasi kreatif agar mampu bersaing. Dan setidaknya pemerintah daerah, dalam hal ini Kabupaten Karanganyar sedikit banyak sudah memiliki berbagai ide termasuk sayembara motif batik. Dan kita masih menanti suksesor batik tulis motif tirta intanpari, yang menjadi batik tulis asli Karanganyar.

Seperti yang kita tahu, Kabupaten karanganyar memiliki banyak daerah yang merupakan peta wisata di berbagai kecamatan, salah satunya adalah wisata budaya batik tulis. Meskipun tidak sebooming wisata alam maupun wisata bersejarahnya, namun batik tulis juga menjadi perhatian pemerintah Karanganyar sebagai salah satu obyek wisata budaya yang menarik. Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Karanganyar menggelar acara bertajuk “Sayembara Desain Batik Khas Karanganyar Tahun 2014“, berupaya untuk menarik para desainer motif batik agar berpartisipasi dalam menciptakan batik Karanganyar yang akan dijadikan ikon kabupaten tersebut.

Benar sekali, motif batik tirta Intanpari menjadi pemenang sayembara tersebut. dan kerennya lagi motif tersebut menjadi seragam pegawai negeri sipil yang bertugas di wilayah Karanganyar. Kesuksesan motif batik tirta intanpari ini menjadi pemicu para pengrajin batik untuk paling tidak memiliki sebuah konsep bagaimana batiknya mampu memiliki kualitas yang baik dan motif yang menarik. Sekarang let’s go kita mendalami motif batik Tirta Intanpari tersebut. sebenarnya motif ini tidak terlalu rumit dalam pembuatannya, namun dari segi kreatifitas dan ide, sangat pantas apabila motif ini menjadi lomba sayembara.

Muhammad Qomar, pencipta karya Tirta Intanpari ini, merupakan salah seorang peserta sayembara yang berhasil menggabungkan desain batik konvensional dengan corak pesanan juri, yakni Candi Cetho dan Gunung Lawu. Pria asal Sroyo, Jaten ini juga berimprovisasi menyematkan corak burung derkuku dan air terjun di bidang kain berwarna dasar hijau. Selain dirinya, dewan juri menetapkan Tri Wulandari asal Sleman DIY dan Dina Sri Pratiwi asal Jaten Karanganyar, masing-masing sebagai juara II dan III.

Diceritakan Qomar, Tirta Intanpari diciptakan usai dirinya memperoleh bahan gambar dari sejumlah referensi. Kemudian dengan bantuan program komputer grafis, dirinya menuangkan simbolisasi Gunung Lawu, burung derkuku yang bermakna sebagai asal usul nama Karanganyar, air terjun sebagai potensi sumber daya alam, hingga ornamen-ornamen macam daun teh, candi cetho hingga pohon tebu. Batik tulis motif Tirta Intanpari bisa dikatakan sebagai batik tulis yang sukses menjadi inspirasi untuk para pengrajin batik dan para pembuat motif terutama di wilayah Karanganyar. Namun butuh lebih dari satu motif untuk melambungkan nama Karanganyar di jajaran destinasi wisata batik tulis.

Oleh karena itu, mungkin saja nantinya pemerintah akan mengadakan lagi sayembara dengan tajuk seperti event ini, salut untuk pemerintah Karanganyar yang juga ikut mengapresiasi batik tulis. Semoga di masa depan, akanmuncul lebih banyak lagi desain kreatif motif batik tulis untuk ikut melambungkan nama Karanganyar di masa depan.

Source http://indonesianbatik.id/ http://indonesianbatik.id/2018/07/21/menanti-suksesor-batik-tulis-motif-tirta-intanpari-batik-tulis-asli-karanganyar/
Comments
Loading...