Mempromosikan Batik Bondowoso

0 476

Mempromosikan Batik Bondowoso

Kehadiran tekstil bermotif batik itu belum dianggap ancaman serius bagi keberadaan batik tulis oleh pemerintah. Pengusaha dan pembatik di Kabupaten Bondowoso menengarai hal itu dari pengalaman mereka di ajang pameran, baik di tingkat regional maupun nasional. Persoalan lain yang sering menaungi adalah manajemen penjualan dan desain motif yang masih terbatas serta diversifikasi produknya belum kaya. Sistem ”jual murah” agar bisa membawa pulang sejumlah uang yang dilakukan saat pameran-ekshibisi seyogyanya secara perlahan dihindari. Perilaku seperti itulah yang membuat harga pasaran Batik di Bondowoso secara umum kurang menguntungkan di mata konsumen.

Langkah utama yang seyogyanya dilakukan adalah berbagi pemahaman diantara para pembatik atau desainer akan nilai adiluhung yang terkandung dalam Batik Tulis. Batik tak sekedar melulu tentang motif, warna, dan harga. Dalam selembar kain Batik Tulis tertuang karya kreativitas dan ketrampilan tangan pembatik. Mereka akan terus membatik meskipun karyanya dihargai rendah. Namun, membeli selembar kain batik tulis dengan harga pantas berarti mengapresiasi budaya dan menopang hidup banyak orang. Pada kegiatan ekshibisi pameran promosi tersebut juga ditampilkan peragaan busana yang menggunakan batik sebagai master shownya.

Para peragawan dan peragawati serta komunitasnya didukung oleh mereka-mereka yang sangat berpengalaman dalam kegiatan Jember Fashion Carnaval (JCF) yang sudah mendunia. Peragaan busana tersebut menghadirkan koleksi busana siap pakai dalam 24 tampilan. Sekalipun kesan yang tampil serba rileks, namun karakter chic nan elegan, khas batik Bondowoso senantiasa menonjol, seperti dalam koleksi jaket, side dress, gaun panjang, kemeja, blus, rok lebar, dan lain-lain. Balutan Batik Bondowoso, yang ditampilkan bernuanasa tropik menjadi salah satu elemen fashion yang digarap cantik dan bernuanasa santai. Injeksi budaya pop anak muda dalam koleksi ini menguatkan atmosfer bernuanasa tropik khas nusantara yang serba terbuka dan hangat, serta ramah. Tampilan lain memadukan kesan sopan dengan sentuhan feminim – agamis, seperti rok lebar berpadu blazer dengan dalaman kemeja yang dilengkapi dasi pendek, dan gaun panjang, yang dipadupadankan dengan jilbab dengan asesorisnya tampil menonjol.

Source Mempromosikan Batik Bondowoso Batik
Comments
Loading...