Memaknai Teks Tanggapan Deskriptif

Perhatikan Kutipan Berikut :

“Cikaniki, Cikaniki, bagaimana cuaca di Halimun pagi ini?” Mama menghubungi pos taman nasional di Cikaniki melalui radio komunikasi, menanyakan cuaca, jalanan yang akan dilalui dan kemungkinan yang dihadapi. Dari peta yang kami bavva, ternyata Cikaniki itu jauhnya berada sekitar 25 kilometer lagi dari gerbang. Wah, pasti perjalanan kali ini akan lain daripada biasanya.

Di kanan jalan terlihat bukit berhutan lebat. Di kiri jalan ada jurang yang tertutup rimbunan pohon. Di depan di kejauhan terlihat Pegunungan Halimun yang indah.

“De, ada perkebunan teh!” kataku pada Jannes, adikku, yang mulai mengantuk. Indah sekali bukit-bukit yang ditutupi pohon teh itu. Jalanan di lereng meiiuk-liuk seperti ular. Jurang yang dalam di kiri jalan. Seru! Kami sampai di Citalahap. Tempat ini berada pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Aku bisa memandang Gunung Halimun dari sana

 

Kutipan tersebut merupakan bagian dari teks berbentuk narasi. Namun, kalau kita cermati di dalamnya terselip jenis teks tanggapan deskriptif, yakni paragraf kedua dan ketiga. Paragraf tersebut menggambarkan keadaan Cikaniki, kompleks Taman Nasional Gunung Halimun. Hal ini menunjukkan bahwa teks tanggapan deskriptif pada umumnya berfungsi sebagai pelengkap jenis teks lain. Dalam contoh teks, teks tanggapan deskriptif dipakai untuk menjelaskan latar tempat yang ada dalam cerita.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan pula puisi berikut.

“Laut”

Karya Amal Hamzah

Berdiri aku di tepi pantai

Memandang lepas ke tengah laut.

Ombak pulang memecah berderai

Ke ribaan pasir rindu berpaut

Ombak datang bergulung-gulung

Balik kembali ke tengah segara

Aku takjub berdiri termenung

Beginilah rupanya permainan masa

Hatiku juga seperti dia

Bergeiombang-gelombang memecah pantai

Arus suka beralih duka

Payah mendapat perasaan damai

 

Puisi di atas mendeskripsikan keadaan laut, terutama bait kedua. Sementara itu, bait ketiganya menggambarkan suasana atau keadaan “hatiku”.

Berdasarkan contoh-contoh di atas, jelaskan bahwa kemampuan kita di dalam menulisteks tanggapan deskriptif sangat penting.Teks ini diperlukan ketika menulis jenis teks lainnya. Teks tanggapan deskriptif menjadikan suatu karangan lebih “terasa”. Berbagai kesan muncul setelah membacanya, entah berupa kekaguman, keharuan, kegalauan, atau perasaan lainnya.

 

Leave a Comment