Melestarikan Batik Bayat

0 243

Melestarikan Batik Bayat

Melestarikan budaya adalah mempertahankan nilai-nilai seni budaya, nilai tradisional dengan mengembangkan perwujudan yang bersifat dinamis, luwes dan selektif, serta menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang selalu berubah dan berkembang. Salah satu tujuan diadakannya pelestarian budaya adalah juga untuk melakukan revitalisasi budaya (penguatan). Salah satu contohnya adalah budaya batik yang ada di Kecamatan Bayat.

Batik Bayat memiliki ciri khas gaya dan bentuknya yaitu menggunakan satu warna dan cenderung coklat tua dan hitam menjadi karakter atau gaya Batik Bayat. Batik Bayat juga menggunakan warna natural, yang merupakan pewarnaan kain batik dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti dari kulit pohon mahoni, kilit pohon duwet, kulit pohon secang, dan kulit pohon tangi. Batik tulis Bayat juga mempunyai motif khas, yang tidak ada pada daerah industri batik lainnya. Motif batik khas Bayat antara lain latar putih, kambil secukil atau kopi pecah, dan remukan.

Melestarikan batik Bayat merupakan salah satu wujud untuk menjaga dan mempertahankan keberadaan dan keaslian dari ciri khas gaya dan bentuk Batik Bayat serta ciri motif khas batik tulis Bayat di Desa Jarum. Upaya melestarian Batik Bayat ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja, masyarakat industri pembatik juga harus berperan aktif dalam melestarikannya. Peranan masyarakat industri batik di Desa Jarum ini meliputi peranan produksi, peranan promosi dan peranan pemasaran.

Source http://lib.unnes.ac.id/20798/1/5401410035-s.pdf
Comments
Loading...