Manfaatkan Batik Jumputan, Desainer Muda Pilih Tampil Beda

0 72

Manfaatkan Batik Jumputan, Desainer Muda Pilih Tampil Beda

A Muzacky Fahim (20), mahasiswa pendidikan seni rupa Unesa yang merintis usaha sebagai desainer muda. Berawal dari profesi orang tua sebagai penjahit, ketertarikan pada dunia desainer nyatanya sudah memicu Zacky sejak ia masih kecil. Memenangkan berbagai kompetisi desain karnaval, hingga beberapa prestasi desain lainnya, membuat Zacky lebih memantapkan dunia desainer hingga saat ini.

Mengaku sudah menerima pesanan sejak SMA, kini Zacky telah memiliki brand baju sendiri dan sudah dua kali mengikuti pameran fasion show yang diselenggarakan di Banyuwangi.  Selain itu, Zacky sudah banyak mengikuti kegiatan pameran fashion dan ilustrasi kebaya seperti di Jakarta, Surabaya, dan Medan, terutama fashion baju yang menyungguhi karya-karya desainer Anne Avantie yang memang menjadi idolanya.

Masih berjalan sekitar satu tahun, Zacky mengaku jika brand Amuza merupakan hasil dari rancangan serta jahitan yang diurus oleh ia sendiri. Menariknya, baju-baju karya Zacky dibuat dari kain jumputan yang dirancang secara apik dan menarik yang pastinya laku saat dipasarkan. Zacky mengaku jika kebanyakan desain banjunya lebih mengutamakan baju siap pakai, seperti baju kerja, blouse, blazer dan baju casual lainnya. Untuk ilustrasi baju sendiri, Zacky membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam, sedangkan untuk pembuatan baju, Zacky akan memakan waktu hingga 1-2 hari hingga baju tersebut siap untuk dipakai.

Untuk harga baju, Zacky mematok harga yang berbeda-beda. Untuk gaun sendiri harga yang diberikan berkisar 1 juta rupiah, sedangkan untuk baju-baju casual, biasanya akan berkisar 200-300 ribu. Ditanya mengenai kesulitan sebagai desainer muda, Zacky mengungkapkan jika sekalipun memiliki karya setara, orang-orang tak cukup percaya dengan desainer pemula seperti dirinya.

Saat ini, sebagai desainer yang baru merintis brand barunya, Zacky banyak didukung oleh organisasi yang diikutinya. Ia juga banyak belajar dari desainer-desainer yang tergabung dalam organisasi Banyuwangi Desain Comunity sendiri. Dan untuk kedepannya, Zacky menginginkan jika dirinya akan terus berkembang sebagai desainer yang semakin profesional, lebih sukses, dan brand baju Amuza miliknya dapat dikenal dan dikonsumsi oleh orang banyak.

Source https://www.bangsaonline.com/ https://www.bangsaonline.com/berita/42865/manfaatkan-batik-jumputan-desainer-muda-pilih-tampil-beda
Comments
Loading...