Malaysia dan Korea Siap Fasilitasi Pembatik Muda Sukorejo

0 21

Malaysia dan Korea Siap Fasilitasi Pembatik Muda Sukorejo

Ide kreatif Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan dalam membuat brand image “City of Matoa”, khususnya Batik, menarik perhatian dari Animation Creative Content Center (SAC 3), pusat pendidikan animasi kreatif di Sabah, Malaysia yang memiliki program terhadap pelestarian budaya lokal, serta Total Museum of Comtemporary Art, Seoul, Korea Selatan. Mereka secara khusus berkunjung ke Kecamatan Sukorejo untuk menyaksikan langsung pembuatan batik di Sukorejo.

Rombongan yang dikepalai Nathalie Bosuan itu tak hanya melihat-lihat aktivitas membatik dari anak-anak muda di Kecamatan Sukorejo saja, melainkan akan memberikan bantuan mulai dari bantuan alat, pelatihan, pemasaran hingga mengajak para pembatik Sukorejo, untuk menikmati Musim Salju sembari memperlihatkan batik Matoa ke dunia internasional. Dijelaskan Diano, kunjungan para tamu luar negeri itu berkat bantuan Sri Kholifah, pembatik Pasuruan yang kini menjadi pengajar creative design botanic di SAC 3, Malaysia. Dari tangan Kholifah, akhirnya para rombongan dari Malaysia dan Korea tertarik ke Indonesia, khususnya ke Kecamatan Sukorejo.

Sementara itu, Sri Kholifah menjelaskan bahwa awal pertemuannya dengan para rombongan SAC 3 dan serta Total Museum of Comtemporary Art, Seoul itu adalah 3 bulan lalu, di mana mereka memiliki program pelestarian budaya yang diperuntukkan untuk 5 negara, yakni Uni Emirat Arab, Colombia, Malawi, Vietnam dan Indonesia.

Dari situlah, perempuan yang akrab disapa Iva itu menunjukkan bahwa Sukorejo memiliki aktivitas ekonomi yang menggeliat, khususnya inovasi Camat Diano yang menyulap Kecamatan Sukorejo menjadi kecamatan kelas I di Kabupaten Pasuruan. Lebih lanjut Iva menegaskan bahwa pelatihan yang diberikan oleh Korea dan Malaysia dikhususkan bagi anak-anak muda saja, dengan harapan kegiatan melestarikan “Batik” dapat dipertahankan sampai kapanpun.

Di sisi lain, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf mengaku akan mendukung langkah Kecamatan Sukorejo dalam mempopulerkan Batik Matoa ataupun produk-produk yang dihasilkan UMMK di Sukorejo.

Source https://www.wartabromo.com/ https://www.wartabromo.com/2016/12/03/malaysia-dan-korea-siap-fasilitasi-pembatik-muda-sukorejo/
Comments
Loading...