Makna Simbolik Batik Mantyasih Motif Rumput Liar

0 87

Makna Simbolik Batik Mantyasih Motif Rumput Liar

Pada Batik Mantyasih ini dapat diperluas bahwa motif rumput liar dan kembang suket atau bunga rumput liar yang melambangkan kesuburan atau kemajuan dari Kota Magelang itu sendiri. Motif rumput liar dan bunga rumput liar atau kembang suket memiliki makna filosofi tentang masyarakat Magelang itu sendiri. Sosok dari masyarakat Kota kecil seperti halnya Kota Magelang yang disimbolkan sebagai rumput atau kaum rerumputan memang hanya kalangan biasa, namun rumput itu mampu bertahan, tumbuh subur, dan berkembang dimanapun dan dalam keadaan apapun ia berada. Prinsip pertahanan hidup rumput liar yang seperti itulah yang dijadikan simbol dari Motif Batik Mantyasih untuk mewakili prinsip hidup masyarakat Kota Magelang yang hidup dalam ketanggguhannya ketika menghadapi kehidupan.

Kembang suket atau bunga rumputan adalah simbol dari bunga-bunga Kota Magelang sendiri, yakni segenap generasi-generasi berprestasi yang ikut serta membangun Kota Magelang untuk terus menerus mempertahankan kesuburan, kemakmuran, dan kemajuan Kota Magelang. Motif rumput liar dan bunga rumput liar atau kembang suket dalam batik Mantyasih ini menyimpan banyak makna tentang eksistensi masyarakat Kota Magelang. Mereka yang diibaratkan sebagai rumput liar yang tidak terjamah pupuk dan obat-obatan anti hama, tetap berbunga dan memberikan keindahan yang lain. Mereka masyarakat yang atas prestasi dan kemandiriannya turut menyumbang dalam kemajuan Kota Magelang adalah Kembang Suket untuk Kota Magelang ini.

Bahwa sejalan dengan motif rumput liar dan bunga rumput liar atau kembang suket pada batik Mantyasih dapat dianalogikan dengan slogan dari Kota Magelang sebagai Kota sejuta bunga, filosofi kembang suket juga memberikan makna ibarat bunga, Kota Magelang sebagai Kota Jasa memiliki daya tarik serta memberikan manfaat secara ekonomis, sebagai masyarakat yang dikemas dalam tampilan yang indah.

Source http://eprints.uny.ac.id/25508/1/TAS%20MEIGA%20INDAH%20PUSPITA.PDF
Comments
Loading...