Makna Simbolik Batik Arum Dalu

0 265

Makna Simbolik Batik Arum Dalu

Batik Arum Dalu mempunyai makna simbolik pada motif pokok adalah Motif Arum Dalu dengan kelopak yang dibuat zig-zag yang mempunyai makna keharuman. Karena arum dalu merupakan stilasi dari bunga sedap malam yang harum dari bunganya di waktu malam dan akan terus tercium walaupun matahari telah bersinar. Diharapkan sebagai seorang istri harus dapat menyimpan keburukan yang ada pada rumah tangganya agar keburukan tersebut tidak diketahui oleh halayak umum, sehingga hanya ada keharuman (kebaikan) yang tercium didalamnya serta selalu bersikap tenang dalam menghadapi setiap masalah rumah tangga yang akan dihadapi nantinya. Motif daun belah ketupat yang mempunyai makna tanggung jawab. Karena sebagai seorang istri harus bertanggung jawab untuk selalu menjaga kehormatan diri serta keluarganya kelak sehingga kehidupan yang dijalani akan selalu tentram.

Selain terdapat beberapa motif yang mempunyai makna pada batik arum dalu, juga terdapat beberapa warna yang mempunyai makna antara lain; warna coklat memiliki makna kesederhanaan, dalam kehidupan berumahtangga seorang istri harus dapat berlaku sederhana. Warna putih memiliki makna ketulusan, seorang istri harus memiliki hati yang tulus ikhlas menyayangi suami dan anaknya kelak. Warna hitam yang memiliki makna kekal atau abadi, dalam mengarungi suatu pernikahan yang diharapkan dari kedua mempelai yaitu pernikahan tersebut merupakan pernikahan yang pertama dan yang terakhir dalam hidupnya (abadi).

Dalam selembar kain batik arum dalu ini memiliki makna ketenangan dan kebahagiaan, batik ini sendiri dikenakan oleh mempelai wanita pada saat malam midodareni dalam prosesi pernikahan, midodareni dalam prosesi pernikahan bertujuan untuk introspeksi diri dan untuk menenangkan pikiran sebelum mengarungi kehidupan selanjutnya dengan pasangan. Harapannya adalah pada malam tersebut sang mempelai wanita akan mengawali kehidupan baru dengan pasangannya dan dalam kehidupan rumah tangga kedepannya akan senantiasa mendapat ketentraman dan kebahagiaan.

Source http://eprints.uny.ac.id/16374/1/DEPUTTY%20DEWI.pdf
Comments
Loading...