Makna Motif Batik Gajah Alas Saliman

0 58

Makna Motif Batik Gajah Alas Saliman

Jika dilihat dari penamaan motif yaitu Gajah-Alas-Saliman tentu saja akan lebih mudah memaknainya. Gajah merupakan binatang besar yang memiliki kekuatan yang sangat besar pula dan tentu saja jika binatang ini marah pasti akan menimbulkan kerusakan yang sangat hebat. Alas dalam Bahasa Jawa artinya adalah hutan yang merupakan sumber kehidupan dari maklhuk hidup antara lain manusia dan hewan, dalam motif ini alas digambarkan sebagai tempat tinggal gajah jika alas mengalami kerusakan maka gajah juga akan tidak memiliki tempat tinggal. Saliman adalah Kabupaten Sleman yang terdiri dari kata Sa dan Liman yaitu hutan gajah. Menurut Poerbacaraka Kunjarakunjadesa (daerah hutan gajah) disamakan dengan alas ing (sa) liman (hutan gajah) atau Sleman yang sekarang. Jadi jika dilihat dari nama motifnya Gajah Alas Saliman artinya adalah tempat tinggal gajah yaitu hutan dan hutan tersebut berada di Kabupaten Sleman.

Secara visual Motif Gajah Alas Saliman terdapat beberapa motif baik motif utama maupun motif pelengkap. Motif-motif yang berada dalam batik tersebut tidak hanya dibuat dengan asal-asalan saja, namun rangkaian motif tersebut juga mengandung makna simbolis tertentu motif-motif tersebut antara lain binatang gajah, bunga dan daun. Motif gajah sebagai motif utama yang digambarkan dengan warna merah sehingga memiliki makna yaitu kekuatan besar yang marah, secara visual motif gajah dalam batik ini mengambarkan kemarahan.

Motif bunga dalam batik ini digambarkan sedang bermekaran dan berwarna merah, motif ini memiliki makna keindahan yang memberikan ketentraman batin. Jika seseorang yang sedang gelisah dan marah berada di taman bunga ini dan melihat bunga-bunga yang bermekaran maka hati yang sedang memanas tersebut akan segera hilang ketika mencium harumnya bunga dan melihat warna-warni bunga disekelilingnya yang sedang bermekaran.

Jadi Motif Batik Gajah Alas Saliman ini jika dilihat secara keseluruhan dan dimaknainya maka maknanya adalah gajah yang berada di hutan yaitu Kabupaten Sleman sedang marah berlarian merusak apa saja yang ada didepannya. Seketika kemarahannya hilang karena melihat bunga-bunga bermekaran di hutan tersebut. Makna ini ditujukan untuk Kabupaten Sleman yang merupakan daerah nyaman dan aman untuk ditinggali oleh semua orang karena memiliki tanah yang subur dan pemandangan yang indah digambarkan dengan warna biru sebagai latar yang diyakini sebagai salah satu warna surga.

Source http://eprints.uny.ac.id/38067/1/Krisna%20Kurniawan_07206244003.pdf
Comments
Loading...