Makna Dari Ketiga Warna Batik Batak Gorga

0 46

Makna Dari Ketiga Warna Batik Batak Gorga

Batik Gorga menampilkan berbagai ukiran di atas kain. Proses pembuatannya dibuat dengan tulis menggunakan tangan, sedangkan warna menggunakan warna alami. Biasanya menggunakan warna Merah, Hitam dan Putih. Warna yang tiga macam ini disebut Sitiga Bolit atau Sitiga Bolit. Tiga (sitiga) artinya tiga, dan bolit artinya belit, belitan, pilinan, atau jalinan.

Ketiga warna tersebut juga mempunyai makna dan simbolisme khusus menurut kepercayaan religi Batak kuno, yaitu:

  • Putih sebagai perlambang kesucian, kebenaran, kejujuran dan ketulusan (sohaliapan, sohapurpuran) juga simbol kosmologi Banua Ginjang (dunia atas)
  • Merah sebagai perlambang kekuatan (hagogoon) dan keberanian, simbol Banua Tonga (dunia tengah).
  • Hitam sebagai perlambang kerahasiaan (hahomion), kewibawaan dan kepemimpinan, simbol Banua Toru (dunia bawah)

Dulunya Orang Batak Toba menggunakan bahan-bahan cat untuk pewarna alami, seperti :

Cat Warna Merah

Diambil dari batu hula, sejenis batu alam yang berwarna merah yang tidak dapat ditemukan disemua daerah. Cara untuk mencarinya pun mempunyai keahlian khusus. Batu inilah ditumbuk menjadi halus seperti tepung dan dicampur dengan sedikit air, lalu dioleskan ke ukiran itu.

Cat Warna Putih

Diambil dari tanah yang berwarna Putih, tanah yang halus dan lunak dalam bahasa Batak disebut Tano Buro. Tano Buro ini digiling sampai halus serta dicampur dengan sedikit air, sehingga tampak seperti cat tembok pada masa kini.

Cat Warna Hitam

Diperbuat dari sejenis tumbuh-tumbuhan yang ditumbuk sampai halus serta dicampur dengan abu periuk atau kuali. Abu itu dikikis dari periuk atau belanga dan dimasukkan ke daun-daunan yang ditumbuk tadi, kemudian digongseng terus menerus sampai menghasilkan seperti cat tembok hitam pada zaman sekarang.

Source http://solata-sejarahbudaya.blogspot.com/ http://solata-sejarahbudaya.blogspot.com/2015/12/batik-batak-gorga.html
Comments
Loading...