Makna dan Filosofi Unsur Meru ( Gunung) dalam Motif Batik

0 154

Makna dan Filosofi Unsur Meru ( Gunung) dalam Motif Batik

Dalam sebuah motif batik, kita sering melihat motif-motif yang mungkin bagi kita hanya sebuah hiasan semata. Namun ternyata faktanya bukan begitu. Dalam sebuah unsur motif batik terutama klasik memiliki filosofi yang lebih dalam dari yang kita lihat.

Salah satu unsur yang sering kita temukan dalam motif batik klasik adalah Meru. Meru menurut kamus bahasa Indonesia yaitu berarti meru/me·ru/ /méru/ n 1 gunung dalam mitologi Hindu tempat persemayaman para dewa dan makhluk kedewaan, serta menjadi pusat jagat raya; 2ragam hias berbentuk segitiga sebagai lambang persemayaman dewa; 3 bangunan yang terdapat di kuil, merupakan tempat persembahan, terdiri atas 3—11 atap atau tingkat (di Bali); 4 Bl atap bangunan pura yang bersusun dan semakin ke atas semakin kecil

Meru melambangkan unsur yang berhubungan dengan bumi atau daratan (tanah), sebagai salah satu dari empat unsur hidup (bumi, api, air, dan angin). Meru menggambarkan proses hidup tumbuh di atas tanah. Proses ini yang disebut dengan semi, dan hal-hal yang menggambarkan semi disebut semèn (Susanto, 1980: 261).

Meru merupakan penggambaran gunung yang berkedudukan sebagai sebuah tempat yang penting dalam mitologi Hindu sebagai simbol kekuatan (Ions, 1967: 109).

Makna dari ragam hias meru merupakan manifestasi yang berkaitan dengan kepercayaan manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Manusia sebagai bagian dari alam semesta ini hendaknya senantiasa menjaga keseimbangan dan keselarasan antara mikrokosmos dan makrokosmos. Hal ini juga berkaitan

Kata meru berasal Gunung Mahameru. Gunung ini dianggap sebagai tempat tinggal atau singgasana bagi Tri Murti, yaitu Sang Hyang Wisnu, Sang Hyang Brahma, dan Sang Hyang Siwa. Tri Murti ini dilambangkan sebagai sumber dari segala kehidupan, sumber kemakmuran, dan segala sumber kebahagiaan hidup di dunia. Oleh karena itu, meru digunakan sebagai motif batik agar si pemakai selalu mendapatkan kemakmuran dan kebahagiaan.

Selain itu meru juga bisa diartikan tanah tempat kita tinggal dan hidup untuk mencapai tujuan kita. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dari tanah kita bisa menanam tumbuhan yang bisa mencukupi kebutuhan kita sebagai manusia.

Salah satu contoh batik yang menggunakan unsur meru adalah batik motif semen rama. Yang memang begitu memiliki makna dalam setiap unsur motifnya. Sebagai pembahasan selanjutnya, kita akan membahas tentang makna motif garuda secara lengkap.

Source http://indonesianbatik.id http://indonesianbatik.id/2018/04/21/explore-batik-tulis-indonesia-makna-dan-filosofi-unsur-meru-gunung-dalam-motif-batik/
Comments
Loading...