Kurang Pemasaran Kesalahan Utama Batik Pekalongan

0 40

Kurang Pemasaran Kesalahan Utama Batik Pekalongan

Handi Irawan selaku Chief Executive Officer (CEO) Frontier Consulting Group dan salah satu pendiri Hari Marketing Indonesia (HAMARI) mengatakan bahwa produk Batik Pekalongan paling banyak diminati pengusaha retail baik dalam maupun luar negeri.

Bahkan lebih dari 50% produk batik yang dijual dalam negeri, diambil dari Kota Pekalongan. Namun kelemahan pada produk Batik Pekalongan, adalah kurangnya promosi dan pemasaran. Karena hal itu, harga Batik Pekalongan hanya dijual murah, lalu dijual kembali oleh pengusaha retail dengan harga mahal. “Kesalahan terbesar kenapa kota Pekalongan tidak maju, mereka tidak memarketingkan produk batiknya,” ujar Handi.

Handi menjelaskan untuk harga satu baju batik di Kota Pekalongan hanya dijual Rp. 18 ribu. Dengan harga jual sekecil itu, para produsen Batik Pekalongan hanya mengambil untuk Rp. 2.000 paling besar. “Kalau kita lihat profit margin hanya Rp1.000 sampai Rp2.000, padahal Pekalongan kota yang sangat maju dengan industri batik,” ungkap Handi. Handi mengungkapkan dengan peresmian HAMARI, produk lokal seperti Batik pekalongan bisa mempunyai nilai tambah. Otomatis hal tersebut bisa meningkatkan nilai jual. 

Source http://www.tribunnews.com/bisnis http://www.tribunnews.com/bisnis/2014/04/01/kurang-pemasaran-kesalahan-utama-batik-pekalongan http://www.tribunnews.com/tag/batik
Comments
Loading...