Kulonprogo Unggulkan Batik Gebleg Renteng

0 106

Kulonprogo Unggulkan Batik Gebleg Renteng

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kulonprogo, menggelar lomba desain batik khas dari Kabupaten Kulon Progo “Gebleg Renteng”. Final lomba desain busana batik khas Kulonprogo akan digelar pada hari Sabtu, (18/10/2014) di Hotel Jambuluwuk, Yogakarta. Peserta yang lolos ke babak final sebanyak 37 desainer, dari 107 peserta yang mengikuti lomba desain busana batik khas Kulonprogo.

Seleksi peserta yang lolos ke babak final melalui tahap seleksi yang dilakukan dewan juri pada tanggal 2 Oktober 2014, untuk pendaftaran dan penyerahan karya sudah dimulai dari tanggal 15 Agustus hingga 15 September 2014. Sedangkan lomba desain busana batik ini dibagi menjadi empat ketagori yaitu Pakain Kerja wanita dan pria, pakaian kasual wanita dan pria. Menurut Rudy W, Humas Dekranasda Kabupaten Kulonprogo, Lomba Desain batik khas Kulon Progo merupakan salah satu upaya dari pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk memperkenalkan batik yang ada ke masyarakat, terutama masyarakat luar Kulonprogo.

Selama ini batik yang dikenal hanya dari kota Yogakarta, Solo dan Pekalongan saja, sedangkan untuk batik khas Kulon Progo banyak orang yang belum mengetahuinya. Maka dari itu acara ini digelar, agar masyarakat lebih mengenal batik khas Kulonprogo terutama Motif Gebleg Renteng yang selama ini belum banyak dikenal. Motif Gebleg Renteng merupakan motif batik dari Kulonprogo, yang ide pembuatanya dari makanan khas Kulonprogo yaitu Gebleg. Gebleg merupakan makanan ringan yang terbuat dari singkong dan bentuknya seperti angka delapan. Sehingga motif Gebleg Renteng banyak didominasi gambar seperti angka delapan yang berjejer. Motif ini memiliki filosofi kehidupan yang makmur terus menurus tidak akan terputus, seperti angkan delapn tersebut.

Sementara Dwikisworo Setyowireni, Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kulonprogo, menuturkan dengan adanya lomba desain batik ini geliat pengusaha batik di Kulonprogo menjadi semakin berkembang. Untuk mendukung perkembangan batik di Kulonprogo, nantinya pemenang dari lomba desain busana batik khas Kulonprogo tersebut akan digunakan sebagai seragam resemi pegawai PNS di Kabupaten Kulonprogo.

Desain busana batik khas Kulonprogo yang menjadi pemenang lomba, nantinya akan diusulkan menajdi baju dinas pegwai PNS di Kulon Progo. Ini agar batik khas Kulonprogo ‘Gebleg Renteng’ menjadi ikon dari Kulonprogo. Dwikisworo Setyowireni menambahkan, geliat dari pengusaha batik di Kulonprogo semakin terasa. Banyak pengusaha batik yang kini mulai menambah karyawan. Sedangkan untuk kualitas batik dari batik Kulonprogo sendiri, menurut Dwikisworo Setyowireni, tidak kalah dengan produk sejenis dari daerah lain. Tentang harga, tuturnya, batik khas Kulon Progo dipasarkan dalam kisaran mulai dari Rp. 100.000 hingga Rp. 700.000 ke atas, untuk batik kwalitas premium.

Source https://www.jia-xiang.biz/ https://www.jia-xiang.biz/kulonprogo-unggulkan-batik-gebleg-renteng/
Comments
Loading...