Kisah Sukses Pembatik Binaan Semen Indonesia di Lasem, Jawa Tengah

0 104

Kisah Sukses Pembatik Binaan Semen Indonesia di Lasem, Jawa Tengah

Siti Sri Murniati warga Desa Karaskepoh, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah patut menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar perusahaan PT Semen Indonesia yang lain. Sebab, ia termasuk wanita desa yang sukses menjalankan usaha batiknya berkat dukungan dana CSR Semen Indonesia.

Sebelum mendapat dana CSR, ia bersama kelompoknya hanya menjalankan usaha batik secara sederhana dan kecil. Modal yang digunakan berkisar Rp 2,5 juta. Pendapatannya pun tidak kurang dari sekitar Rp 5 juta. Tetapi, setelah mendapatkan suntikan modal dari PT Semen Indonesia sekitar Rp 20 juta, tepatnya pada 2010, usaha Murniati kian besar dan meraup untung besar.

Ia membeberkan, soal harga batik memang bervariatif. Terendah sekitar Rp 125 ribu dan termahal mencapai Rp 2 juta per potong. Sedangkan, untuk ukuran per potongnya, panjang 2,30 meter dan lebar 1,15 meter. Ia menambahkan, selain 5 motif tadi, ada corak lain yang sudah dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah, yakni motif tiga negeri. Motif ini menurut masyarakat merupakan batik perpaduan dari tiga negara, seperti Tionghoa-Cina, Arab dan Jawa-Indonesia.

Sementara itu, selain di Desa Keraskepoh, pemproduksi batik lain di Kecamatan Pancur terletak di Desa Karas Gede, Desa Jeruk dan Desa Polandak. Di desa tersebut kini para pembatik kian maju setelah mendapat sentuhan dari PT Semen Indonesia.

Source https://www.bangsaonline.com/ https://www.bangsaonline.com/berita/28556/kisah-sukses-pembatik-binaan-semen-indonesia-di-lasem-jawa-tengah
Comments
Loading...