Kisah Sukses Pancasunu Puspitosari Bangun Batik Pratiwi Krajan

0 13

Kisah Sukses Pancasunu Puspitosari Bangun Batik Pratiwi Krajan

Di sudut Kabupaten Blora, tepatnya di Kecamatan Cepu, Kelurahan Ngelo, kita barangkali bisa menemukan satu kelompok kerja batik kontemporer yang aktif memproduksi batik-batik dengan berbagai motif unik.

Namanya, Batik Pratiwi Krajan khas Cepu-Blora. Adalah Pancasunu Puspitosari atau akrab disapa Nunu yang merupakan sosok pemilik di balik produk batik dengan sederet pilihan motif “ajaib” ini.

Dibilang ajaib, karena hingga saat ini, Nunu bersama suaminya, Sulasno, telah menghasilkan lebih dari 200 motif batik yang cukup unik, mulai dari motif kambium, ganja, hingga motif pompa angguk kuno.

Kisah sukses Nunu membangun Batik Pratiwi Krajan sendiri dimulai sejak tahun 2012 silam, saat Nunu belajar menyanting untuk pertama kalinya dan langsung merasa jatuh cinta.

Kala itu, Nunu bersama para ibu di desanya diundang mengikuti pelatihan membatik yang diadakan di Kelurahan Ngelo. “Menyanting itu mirip dengan mengarsir gambar. Kegiatan ini membuat saya fokus sampai lupa dengan waktu,” kisah Nunu.

Ketika itu, Nunu sudah bisa membayangkan membatik sebagai kegiatan yang akan ia lakukan untuk mengisi masa pensiunnya. Alhasil, hal ini jugalah yang membuat Nunu semangat mengembangkan kerja kelompok batiknya. Tentu, perjalanan yang Nunu tempuh tidak semulus hasil yang bisa kita lihat saat ini.

Di tahun pertama, perjalanan kelompok batik yang terletak di RT5/RW1 ini terbilang berat, karena tim awal Batik Pratiwi Krajan yang terdiri atas lima orang sempat menyusut jadi tiga orang lantaran sama sekali tidak ada pemasukan. Berbeda dari kondisi itu, sekarang mereka sudah memiliki 17 orang pekerja dengan honor per bulan sekitar Rp400.000-Rp600.000 untuk 36 jam per 6 hari kerja.

Dengan pasar mencakup seluruh Indonesia, omzet Batik Pratiwi Krajan saat ini sukses mencapai sekitar 15 juta per bulan. Pemasaran batiknya dilakukan secara langsung di lokasi maupun via media sosial, seperti WhatsApp, akun Instagram, dan akun personal Facebook. Meski demikian, Nunu mengaku belum optimal dalam memasarkan batiknya secara digital melalui media sosial ataupun marketplace.

Source http://nova.grid.id http://nova.grid.id/read/051253843/yuk-gali-inspirasi-dari-kisah-sukses-pancasunu-puspitosari-bangun-batik-pratiwi-krajan?page=all
Comments
Loading...