Ketika Batik Pekalongan Menatap Kancah Internasional

0 66

Ketika Batik Pekalongan Menatap Kancah Internasional

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi terus mempromosikan dan mengampanyekan batik pekalongan ke kancah internasional. Bahkan, hasil dari kunjungannya ke Amerika Serikat, minggu kemarin, terungkap pada 2018 mendatang batik pekalongan bakal dipamerkan dalam ajang New York Fashion Week.

Dalam acara fashion show berkelas internasional itu, batik warna alam khas Pekalongan akan diperkenalkan di hadapan mata dunia. “Sekitar Februari 2018 nanti Bupati Pekalongan akan memperkenalkan batik pekalongan di Negara Adikuasa tersebut,” ujar Asip, kemarin.

Ia menjelaskan, batik pekalongan dengan warna alam ini akan dimodifikasikan dengan kebaya dan akan difashion-showkan dalam New York Fashion Week. “Peraga busananya adalah model-model dari luar,” katanya.

Ditambahkan, Kabupaten Pekalongan punya peluang untuk memberikan kontribusi dalam acara bertaraf internasional tersebut dengan menghadirkan konsep peragaan busana. “Dengan even tersebut, batik pekalongan diharapkan bisa go international secara riil, sehingga dapat memasarkan batik pekalongan ke dunia luar,” terangnya.

Sejauh ini, masyarakat luar sudah mengenal batik sebagai budaya Indonesia. Meski secara branding masih kalah dengan kimono dari Jepang dang sari dari India, lambat laun ia yakin batik bisa dikenal sebagai produk budaya Indonesia yang layak digunakan sebagai fesyen oleh berbagai kalangan.”Di sana, batik itu digunakan sebagai aksesoris. Tapi dengan diadakannya fashion show batik pekalongan warna alam, maka kita akan memperkenalkan batik sebagai fesyen,” ujarnya.

Asip kembali menegaskan bahwa ini adalah peluang besar bagi para pengusaha untuk membuka usahanya di Washington. “Ada kerja sama dengan desainer internasional dan juga model internasional. Saya yakin pada saatnya nanti batik pekalongan akan benar-benar go internasional,” ujarnya penuh semangat.

Untuk itu, Pemkab Pekalongan telah dan sedang menyiapkan segala sesuatunya dengan matang baik dari motif maupun designnya. “Semua bahan baku harus disiapkan secara sistimable. Saat ini kita mendapat bibit dari Perhutani untuk menanam tanaman indigo yang selanjutnya akan dibuat pasta untuk dijadikan warna alam,” papar Asip.

Untuk menyiapkan semua kebutuhan ini, Pemkab Pekalongan bekerja sama dengan Voice of Amerika (VOA) Amerika yang dikenal independen. Selain itu, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan kunjungan ke Kedubes RI di Washington DC.

Source https://indopos.co.id https://indopos.co.id/read/2017/10/25/114608/ketika-batik-pekalongan-menatap-kancah-internasional
Comments
Loading...