Kerajinan Batik Pati Tertinggal

0 162

Kerajinan Batik Pati Tertinggal

Kerajinan Batik di Pati sebetulnya sudah ada cukup lama. Masyarakat Pati mulai menekuni kerajinan batik tak lama setelah Lasem, Kabupaten Rembang. Namun, jika dilihat dari upaya pengembangan kerajinan saat ini Pati tertinggal jauh karena terbatasnya jumlah perajin dan juga pangsa pasar. Sentra kerajinan batik di Pati semula hanya ada di Juwana, yaitu di Desa Bakaran Wetan dan Bakaran Kulon. Karena dipahami sebagai kerajinan yang tidak membawa prospek pencerahan dari sisi perekonomian di daereh, maka untuk pengembangannya pun tidak dilakukan secara total. Upaya kebangkitan sempat terjadi di era 1990-an.

Saat itu ada beberapa penentu kebijakan di daerah yang menaruh kepedulian. Dengan kata lain, adanya order pembelian dalam partai besar besar untuk kepentingan seragam perkantoran, hal itu dilakukan pada saat Pati dipimpin Bupati Tasiman (2001-2006) dan (2006-2011). Saat masa jabatan Bupati Haryanto pemberian order pekerjaan kepada perajin untuk menyediakan kebutuhan pakaian seragam batik terus berlanjut. Bahkan, Haryanto juga mulai memberikan warna batik bakaran dengan identitas Mina Tani yang menjadi seragam resmi para aparat pemerintahan mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Melalui penyediaan fasilitas penjualan untuk produk-produk yang menjadi unggulan daerah, saat ini dibangun gedung pusat produk unggulan di Kecamatan Margorejo, Pati. Tepatnya, di tepi Jl Raya Pati-Kudus KM 4. Diharapkan, dengan letaknya yang strategis banyak pengunjung yang datang. Bupati Haryanto mengeluarkan kebijakan agar ruang-ruang pusat penjualan pada fasilitas tersebut diprioritaskan kepada para perajin.

Di Jakarta, harga kain batik dengan motif seperti yang dihasilkan para perajin di Bakaran harga per potongnya sudah mencapai Rp 1,9 juta rupiah. “Jika dijual dengan harga lebih murah, lalu kapan hasil kerajinan Batik Bakaran bisa mengimbangi lajunya persaingan pasar,” kata Firman. Bupati Haryanto mengatakan untuk memberi kesempatan kepada para perajin produk-produk unggulan di Pati, pihaknya membebaskan biaya sewa bagi perajin yang memanfaatkan fasilitas di gedung pusat produk unggulan salah satunya kerajinan batik khas Pati.

Source Kerajinan Batik Pati Tertinggal Batik
Comments
Loading...