Kenapa Hari Jumat Pakai Batik ?

0 532

Kenapa Hari Jumat Pakai Batik ?

UNESCO telah meresmikan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia sejak tanggal 2 Oktober 2009. Karena hal itu dapat memicu minat masyarakat untuk semakin mencintai dan mengunakan batik sebagai bagian dari fesyen keseharian.

Peningkatan minat batikpun tidak hanya terjadi di dalam negeri. Berdasarkan catatan dari Kementrian Perindustrian (Kemenperin), ekspor batik dan produk batik pada tahun 2015 mencapai USD 178 juta atau meningkat 25,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pasar utama ekspor batik adalah Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.

Penggunaan batik di Indonesia khususnya, didukung pula melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 68 Tahun 2015 yang mulai diberlakukan pada 30 September 2015, mengenai jadwal penggunaan pakaian batik atau tenun untuk dinas PNS di lingkungan kementerian dalam negeri dan pemerintah daerah.

Hal ini kemudian diikuti pula oleh perusahaan-perusahaan swasta yang menerapkan penggunaan batik untuk karyawan, khususnya di hari Jumat. Dalam perjalanan sejarah khususnya keagamaan dimana Indonesia merupakan salah satu negara dengan keragaman agamanya, hari jumat pun memiliki catatan dan makna penting dibaliknya. Dalam mitologi Hindu, Jumat memiliki nama lain yaitu Sukra.

Selain itu, pengukuhan batik Indonesia oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009 pun adalah hari Jumat.  Oleh karena itu, hari Jumat menjadi cukup lekat dengan budaya, keagamaan dan perjalanan penting sejarah masyarakat Indonesia.

Dikutip dari hasil survei litbang kompas 2015, 37% responden memiliki batik 6 hingga 10 potong. 19% responden memiliki lebih dari 11 potong batik. Hasil survei tersebut juga menampilkan 38% responden menyatakan bahwa pengunakan batik bisa kapan saja atau tidak terikat waktu. Sedangkan 58% responden menggunakan batik untuk acara-acara penting.

Batik identik dengan acara-acara penting juga diperkuat dengan sejarah panjang batik dimana pada awal mula penyebarannya, batik banyak digunakan dikalangan keraton. Hal tersebut terlihat dari motif-motif yang menyimbolkan kekuasaan dan kekuataan seperti Motif Parang, Nitik (Cakar), Gringsing, dan Lereng Tahtit Garuda.

Source Kenapa Hari Jumat Pakai Batik ? Batik
Comments
Loading...