Kembangkan Potensi Batik Rembang

0 331

Kembangkan Potensi Batik Rembang

Sebagai langkah awal dalam proses pengembangan potensi perbatikan yang ada di Kabupaten Rembang, pada hari Rabu 22 Febuari 2017 ada sebanyak 30 pembatik di Rembang mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat pembatik, dari Lembaga Sertifikasi Profesi Batik (LSP). Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Kecil Mikro Kuswadi menjelaskan, tahun ini, pihaknya baru mampu mengajukan 30 peserta yang diajukan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan sertifikat pembatik.

Sertifikasi yang dilakukan dinilai baik bagi pengembangan industri batik yang ada di Kabupaten Rembang. Menurutnya, tahun lalu pernah dilakukan hal yang serupa, oleh tim ekonomi kreatif pemerintah pusat. Manajer Lembaga Sertifikasi Profesi Batik Rodya Syamwil menilai, banyak pengrajin batik yang belum terlalu paham pentingnya sertifikasi. Menurutnya, sertifikasi yang dilakukan, untuk menstandarkan industri batik nasional. Sertifikasi yang dilakukan oleh pemerintah dapat menguntungkan dua belah pihak. Baik para pengusaha, ataupun para pekerja pengrajin batik. “Saya jelaskan kepada para pengrajin, sesungguhnya banyak para pengrajin yang memahami pentingnya sertifikasi. Jadi saya menyampaikan kemanapun kita berada, didalam maupun diluar negeri mereka akan menanyakan sertifikat kompetensi sebagai bukti” tutur Rodya.

Untuk mendapatkan sertifikasi, ada sejumlah tahapan yang harus dilakukan oleh peserta untuk bisa mendapatkan sertifikat. Salah satunya tes tertulis, dan lesan seputar pengetahuan perbatikan. Selain itu, ujian praktek juga harus dilakoni, mulai dari membuat pola hingga nglorot atau (tahapan finising dalam proses membatik). Untuk saat ini, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Lembaga Sertifikasi Profesi Batik Jawa Tengah telah mengeluarkan 1.800 sertifikat kompetensi pembatik di Jawa Tengah.

Source http://www.cbfmrembang.com/ http://www.cbfmrembang.com/2017/02/kembangkan-potensi-batik-rembang-para.html
Comments
Loading...