Kelebihan dan Kekurangan Pewarna Alami pada Batik

0 1.498

Kelebihan dan Kekurangan Pewarna Alami pada Batik

Pewarna alami sudah banyak digunakan oleh pengusaha dan pengrajin batik tradisional, dari zaman dahulu, namun sekarang pelan-pelan mulai tergeser dengan adanya pewarna sintetik. Berikut kelebihan dan kekurangan dengan menggunakan pewarna alami :

Kelebihan Penggunaan Pewarna Alami pada Batik
  1. Intensitas Warna rendah dari pada warna sintetis, mengakibatkan warna yang dihasilkan lebih natural dan kalem
  2. Limbah Bekas larutan Pewarna, lebih Ramah lingkungan (eco Friendly), tidak mencemari lingkungan karena berasal dari alam (Bio Degradable).
  3. Ketersediaan baku Melimpah dan termasuk sumber alam terbarukan. Tidak perlu impor seperti halnya zat pewarna sintetis.
  4. Proses Ekstraksi Bahan menjadi larutan mudah karena hanya menggunakan air mendidih.
  5. Menghasilkan batik dengan warna yang lebih natural, sejuk, unik dan indah sesuai karakteristik warna alam.
  6. Mendorong pelestarian dan pembudidayaan keaneragaman hayati bumi indonesia, dimana penghijauan semakin terkikis, industri ramah lingkungan (eco friendly industry), menjadi isu utama efek pemanasan global.
  7. Menghasilkan Produk Batik yang memiliki potensi pasar Global yang tinggi, dengan harga jual yang lebih tinggi, berpotensi menjadi Produk Komoditas Unggulan asli Indonesia.
Kekurangan Penggunaan Pewarna Alami pada Batik
  1. Variasi Warna terbatas, karena belum ada pemanfaatan penelitian atau penelitian untuk mendapatkan standarisasi pengolahan warna yeng menyeluruh dari bahan baku alam yang ada.
  2. Keseragaman Warna Rendah, karena proses ekstraksi masih menggunakan teknik tradisional dan tidak adanya standarisasi warna olahan dari bahan pewarna alam.
  3. Tidak adanya Kendali mutu bahan baku, dan minimnya kontinuitas suplai bahan baku, karena belum ada pembudidayaan, atau hanya mengandalkan ketersediaan alam yang akan terpengaruh musim dan cuaca
  4. Walaupun menghasilkan warna natural yang lembut, namun warna yang dihasilkan tidak stabil, mudah pudar karena pengaruh sinar.
  5. Proses penyiapan bahan baku menjadi zat warna alami, memerlukan proses yang lama, dibandingkan dengan menggunakan pewarna sintetis yang sudah siap pakai.
  6. Proses pewarnaan dengan menggunakan pewarna alam lebih rumit jika dibandingkan dengan menggunakan pewarna sintetis. Proses pencelupan warna harus dilakukan berulang-ulang untuk mendapatkan intensitas warna yang diinginkan.
  7. Zat Pewarna alami hanya bisa digunakan sebagai pewarna kain yang berasal dari serat alam, seperti wol, sutera dan katun (kapas), karena serat sintetis seperti nylon dan polyester tidak memiliki daya penarik/ daya serap untuk pewarna alami.
Source Kelebihan dan Kekurangan Pewarna Alami pada Batik Batik
Comments
Loading...