Kampung Batik Kauman Pusat Pelatihan Batik Abdi Dalem Keraton Solo

0 228

Kampung Batik Kauman, Pusat Pelatihan Batik Abdi Dalem Keraton Solo

Kerajinan batik bermotif khas dengan Kampung Batik Kauman sebagai pusatnya. Solo emang kaya banget dengan jejak peninggalan budaya, di antaranya adalah bangunan tua bersejarah dan tentu saja batik. Maka tidak heran kalau pusat penjualan dan produksi batik tersebar di beberapa tempat di Kota Solo dan semua memiliki ciri khasnya sendiri. Tidak seperti Kampung Batik Laweyan, asal usul Kampung Batik Kauman lebih misterius karena tidak ada catatan sejarah tentang siapa pendiri dan kapan berdirinya kampung yang saat ini dihuni sekitar 30-an pengusaha batik. Kampung Batik Kauman berdiri bersamaan dengan pindanya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dari Kartasura ke Solo. Disebut ‘Kauman’ karena mayoritas penghuni Kampung Batik Kauman dulu adalah para ulama kerajaan (kaum), penghulu, suronoto dan abdi dalem Keraton Solo beserta kerabat mereka. Kaitan antara Kampung Batik Kauman dengan Keraton Solo dapat dibuktikan dengan berdirinya beberapa situs bersejarah yang cukup terpelihara dengan baik di kampung ini.

Hasil gambar untuk Kampung Batik Kauman

Pengaruh Keraton Solo juga bisa dilihat pada kain batik yang diproduksi Kampung Batik Kauman. Berdasarkan motifnya, kain Batik Kampung Batik Kauman terbagi menjadi tiga jenis. Yang pertama adalah kain batik tulis, batik cap dan gabungan antara batik tulis dan cap. Khusus untuk batik tulis motif yang digunakan telah berumur ratusan tahun dan telah digunakan oleh para perajin batik Kampung Batik Kauman sejak Kota Solo masih berbentuk kerajaan/ kasunanan.

Para pecinta batik bisa dengan mudah mengenali kain batik buatan Kampung Batik Kauman melalui warna yang digunakan, yaitu coklat kehitaman. Melihat motifnya yang njelimet dan ornamen yang sangat detil, bisa dibayangkan betapa rumitnya proses yang harus ditempuh buat menghasilkan selembar kain batik. Sayangnya, motif batik tulis karya Kampung Batik Kauman sering kali dicuri oleh orang-orang yang ngga bertanggung jawab, terus diproduksi dan dijual dengan harga lebih murah di luaran. Makanya jangan kecewa kalau ada larangan tidak boleh memotret waktu berkunjung ke showroom batik manapun di Kampung Batik Kauman. Peraturan ini terpaksa diterapkan para pemilik showroom batik Kampung Batik Kauman untuk melindungi hasil karya mereka dari pembajakan. Harga yang ditawarkan juga cukup lumayan mahal. Dulunya Kampung Batik Kauman ini dijadikan pusat pelatihan membatik untuk para abdi dalem Keraton Solo. Karena dulunya batik hanya boleh dikerjakan oleh para Putra Putri Keraton saja, tetapi dengan seiring berjalannya waktu akhirnya pihak Keraton meminta kepada para abdi dalem Keraton harus bisa membuat batik.

Source Kampung Batik Kauman Pusat Pelatihan Batik Abdi Dalem Keraton Solo Batik
Comments
Loading...