Iwan Tirta Jadikan Batik sebagai Gaya Hidup Modern

0 28

Iwan Tirta Jadikan Batik sebagai Gaya Hidup Modern

Batik merupakan sebuah gaya hidup. Filosofi inilah yang hendak disampaikan tim Iwan Tirta melalui Private Collection yang ditampilkan dalam Men’s Fashion Show, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Batik tidak lagi dipandang kuno, tetapi menjadi bagian dunia fesyen kaum muda.  “Cara memakai batik menjadi sangat penting untuk membongkar paradigma bahwa batik itu kuno,” kata Creative Director Iwan Tirta, Era Soekamto saat ditemui seusai pergelaran busana Iwan Tirta Private Collection. Ia mengatakan kemeja batik harus pas di badan, dengan kerah yang kaku dan agak besar. Dengan begitu, akan menciptakan tampilan yang lebih bergaya. “Konsep Iwan Tirta Private Collection adalah menjadi out of the box tetapi juga inside the box. Kami tetap berusaha memberikan kreasi baru dengan batik, tetapi juga harus menjaga pakem yang ada,” ujar desainer yang juga pendiri Indonesia International Fashion Institute pada 2004 ini. Ia mencontohkan batik kawung dan batik parang yang pengerjaannya tidak boleh melanggar pakem.

Para kaum muda tidak hanya mulai memakai batik, tetapi juga paham filosofi di baliknya. Warna terang dan batik prada masih menjadi ciri khas koleksi Iwan Tirta. Batik prada tampak lebih elegan dengan adanya torehan emas pada motif batik.  Proses pengerjaan satu kain itu enam bulan. Memang cukup lama mengingat koleksi kami semuanya merupakan batik tulis tangan. Ada 36 koleksi yang ditampilkan kali ini. Bukan hanya kemeja, tetapi juga menampilkan syal dan kain.  Batik tulis tersebut dikerjakan di atas kain katun berkualitas tinggi, sutra, organza dan linen. Adapun, motifnya terdiri dari rangkok, daun, bunga, kupu-kupu, dan lainnya.

Pembuatan batik Iwan Tirta dikerjakan oleh 600 perajin batik tulis yang berada di Jakarta dan Pekalongan. Beberapa di antaranya bahkan sudah berusia di atas 70 tahun.  Batik Iwan Tirta telah dikenakan sejumlah pemimpin, seperti Nelson Mandela, Ronald Reagan, dan Bill Clinton. Iwan Tirta juga pernah diminta mendesain busana batik untuk George W. Bush dan istrinya. Selain itu, koleksinya juga pernah ditampilkan dalam berbagai pergelaran busana, yaitu di Singapura, Tokyo, Sydney, Paris, Rio de Janeiro, dan New York.

Di negara Indonesia sendiri batik karya desainer yang telah wafat itu juga digemari oleh kalangan atas. Sebanyak 80% target pemasarannya ditujukan bagi pria. Sementara, sebanyak 60 persen target pasar adalah pejabat dan pengusaha. Adapun, harga satu kemeja batik bervariasi tergantung dari kesulitan pembuatannya. Ada yang seharga Rp 6 juta, tetapi ada pula yang mencapai Rp 15 juta.

Source https://www.cnnindonesia.com/ https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20140925155018-277-4376/iwan-tirta-jadikan-batik-sebagai-gaya-hidup-modern
Comments
Loading...