Isna Batik, 30 Tahun Tekuni Motif Batik Dayak

0 32

Isna Batik, 30 Tahun Tekuni Motif Batik Dayak

Kabupaten Pekalongan memang layak menyandang Kota legenda batik  Nusantara, bukan hanya karena banyak banyak motif batik yang berasal dari Kabupaten Pekalongan, namun juga karena banyaknya perajin batik yang mempunyai keahlian yang tidak dimiliki oleh Kota atau Kabupaten manapun.

Salah satu contoh adalah batik dengan motif Dayak Kalimantan, telah diproduksi oleh perajin batik Khaerurory, 55, warga Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, sejak 30 tahun yang lalu hingga saat ini.

Semua jenis motif Dayak Kalimantan, mulai dari motif Naga Balimbur, Jajumputan, Turun Dayang, Daun Jaruju, Kambang Tanjung, Bayam Raja hingga jenis Dayak Ngaju yang mendiami daerah aliran sungai Kapuas, Kahayan, Rungan Manuhing, Barito dan Katingan.

Bahkan motif batik Shaho yang memiliki ciri khas dalam hal pewarnaan, dengan bahan serbuk kayu ulin asli, yang dihasilkan dari tanaman khas Kalimantan, dengan warna dominasi coklat seperti kayu diproduksi pula oleh pengrajin Khaerurozy pemilik rumah Isna Batik.

Bermula ketika pada tahun 1985, rumah perajin batik milik orang tuanya di Kelurahan Bener, kedatangan tamu dari Kalimantan Timur yang minta dibuatkan desain motif Dayak, yang akan digunakan untuk seragam para PNS di lingkungan Provinsi Kalimantan Timur, dengan catatan waktu pembuatan tidak lebih dari dua bulan.

Berbekal dari motif yang ada, akhirnya batik tulis motif Dayak itu dibuat sebagai contoh, yakni untuk kemeja dan kain. Ternyata hasil karya desain motif Dayak perajin batik Khaerurozy, sangat disukai oleh warga Kalimantan, karena keindahan lekukan motif dan pewarnaanya yang unik, bahkan melebihi keindahan dari motif aslinya.

“Setiap lekukan motif batik Dayak itu mempunyai arti tersendiri, dan tidak boleh dikombinasi dengan motif lain karena mempunyai filosif yang berbeda. Dalam membuat motif batik Dayak, saya berpegang pada filosif dari masyarakat Dayak itu sendiri. Sehingga batik motif Dayak saya diterima dan bertahan lebih dari 30 tahun,” ungkap pemilik rumah Isna Batik.

Batik motif Dayak karya dari Isna Batik Pekalongan, bukan hanya dijadikan sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, namun juga dikoleksi oleh beberapa pengusaha dan para pencinta batik Dayak karena keunikan motif dan ciri khas warnanya yang tidak dimiliki batik di daerah manapun. 

 

Source http://radarsemarang.com/ http://radarsemarang.com/2018/03/22/isna-batik-30-tahun-tekuni-motif-batik-dayak/
Comments
Loading...