Inspirasi Kemeja Motif Batik Pekalongan yang Keren

0 122

Setiap orang berlomba-loba dalam rangka rangka mengembangkan budaya batik. Cara yang dilakukan pun beragam, diantaranya membuat kreasi pakaian dicampurkan dengan batik. Hasilnya pun sangat bagus.

Sebagai The City of Batik, Pekalongan tentunya punya sejarah tersendiri tentang batik. Sebagian masyarakatnya pun hidup dari hasil membatik, dengan kata lain sebagai pengrajin batik. Berikut beberapa hasil karyanya:

Batik Motif Burung Cendrawasih

Kain batik Pekalongan dengan motif Burung Cendrawasih ini dibuat dengan pola jarit. Sehingga cocok juga untuk wanita. Dengan latar warna putih, membuat motif batik tampil menawan saat diaplikasikan sebagai busana. Baik untuk kemeja batik pria maupun untuk baju batik wanita. Tertarik dengan batik motif burung ini?

Batik Motif Gurdo Sawunggaling

Gurda berasal dari kata garuda. Dalam pandangan masyarakat Jawa, burung garuda mempunyai kedudukan yang sangat penting. Bentuk motif gurda ini terdiri dari dua buah sayap (lar) dan ditengahnya terdapat badan dan ekor. Motif batik gurda ini juga tidak lepas dari kepercayaan masa lalu, dianggap sebagai simbol kehidupan juga sebagai simbol kejantanan. Terdapat pula kombinasi motif batik sawunggaling yang berbentuk Sawung (ayam jantan) dan Galing (Merak Jantan). Sawunggaling merupakan perlambangan dari kejayaan dan kemenangan. Di dalamnya, tersimpan harapan akan kekuatan yang dapat selalu mengatarkan pada kemenangan.

Batik Motif Sidomukti

Sidomukti berasal dari kata ”sido” yang berarti jadi/menjadi atau terus menerus, dan “mukti” yang berarti mulia dan sejahtera. Memiliki makna menjadi mulia, sejahtera, dan mengandung harapan untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin. Sering digunakan pada upacara perkawinan adat Jawa, yakni digunakan pada tahap siraman, kerikan, ijab, dan panggih. Pernah menggunakannya?

Batik Motif Kupu

Kupu-kupu, hewan yang cantik dengan kepakan sayapnya. Konon, kalau ada kupu-kupu menghampiri rumah Anda artinya akan ada tamu yang datang. Percaya?

Batik Motif Gurdo

Kain batik Tulis Pekalogan dengan warna dasar kuning ini bermotif Gurdo atau Garuda. Terdiri dari dua buah sayap (lar) dan di tengahnya terdapat badan dan ekor. Garuda merupakan tunggangan Batara Wisnu yang dikenal sebagai Dewa Matahari. Garuda menjadi tunggangan Batara Wisnu dan dijadikan sebagai lambang matahari.

Tak hanya itu, keragaman kreativitas pengrajin tak kenal batas. Tiap pengrajin biasanya punya ciri khas tersendiri. Pengrajin batik yang satu belum tentu sama hasilnya dengan pengrajin batik lainnya. Dengan kemajuan teknologi seperti saat ini, Anda tak perlu repot lagi dalam mencari batik. 

Source https://engrasia.com https://engrasia.com/blog/kemeja-motif-batik-pekalongan/
Comments
Loading...