Ingin Batik Khas Banten Rambah Negeri Paman Sam

0 91

Ingin Batik Khas Banten Rambah Negeri Paman Sam

Tak puas merambah ASEAN, Nelty Fariza Kusmilianti terus berinovasi mempekenalkan batik khas Tangsel dan Banten ke Amerika. Alasannya banyak perancang busana ternama yang menyukai batik. Sehingga dirinya pun tertantang menjelah bisnis di negara maju tersebut.

Cukup banyak informasi mengenai keberhasilan Nelty Fariza Kusmilianti memperkenalkan warisan nenek moyang (batik) ke mancanegara. Di mana usaha yang dirintisnya dari nol itu berkembang pesat. Namun tidak satu pun hasil itu membuat Nelty tinggi hati akan prestasi yang dia dapat tersebut.

Perempuan ini tetap hidup bersahaja dan berbusana sopan tanpa ada yang harus ditonjolkan dari pendapatannya yang sudah besar itu. ”Buat apa ini disombongkan, toh hanya sesaat saja kok. Yang saya inginkan adalah batik mendapatkan hati dan peminatnya di seluruh dunia. Jadi orang luar akan terus datang ke Indonesia untuk melihat dan mengenal keberagaman budaya kita yang mereka tidak miliki,” jelasnya melanjutkan pembicaraan.

Pelan-pelan, ada yang terbesit di dalam hati perempuan berhijab ini. Yakni keiinginannya menaklukan pangsa pasar negeri Paman Sam (Amerika). Itu karena bisnis negeri tersebut sangat besar. Apalagi, dibenua itu telah banyak warga Indonesia yang bekerja akan tetapi sangat jarang sekali memperkenalkan budaya bangsa ini. Dan dirinya ingin menunjukan ke warga negara itu ada salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki batik yang sangat pantas untuk dijadikan busana resmi di negeri tersebut.

”Saya ingin sekali ikut pameran di negeri ini, soalnya pusat perekonomian sangat besar disana. Naluri ini yang terus mendorong saya mencari cara agar masyarakat disana menyukai batik etnik Banten dan Tangsel. Sekarang sih masih menjalin kerja sama dengan duta besar Amerika di Jakarta, dan juga menyelipkannya ke pertukaran pelajar antara dua negara ini,” katanya meluapkan keinginannya itu.

Tak sampai disana, Nelty pun terus mengasah kemampuan bisnis batiknya itu dengan mengumpulka informasi dari sejumlah pebisnis handal di tanah air. Sejumlah seminar pun diikutinya untuk menemukan jalan merambah bisnis ke negara adidaya tersebut. Dia pun tidak ingin merasa puas dengan hasil yang di dapatkan saat ini karena sudah merambah ASEAN.

Sebab, sejak kecil dirinya ingin sekali dapat menyebarluaskan warisan nenek moyang bangsa ini ke seluruh belahan negara lain. ”Ini bukan masalah keuntungan semata, tetapi memperkenalkan jika Indonesia ini punya hal yang manarik untuk dibisniskan. Toh jika ini besar maka penyerapan tenaga kerja di tanah air akan berkurang. Tentunya harus punya inovasi dalam berkarya, jangan cepat puas dengan hal yang kecil,” tegasnya lantang.

Nelty pun terus mengejar keinginannya menaklukan negeri Paman Sam tersebut. Tak lama dia pun menyibakan sesuatu. Yakni secarik kertas yang telah berisi beberapa karya batik etnik dari tempatnya berdomisili di Kota Tangsel. Namun, dia pun menyatakan belum merampungkan inovasi motif batik teranyar ini. Desain itu kata dia akan mampu merambah Amerika.

Sebab, desain terbarunya itu terbilang lain dari pada motif yang sudah banyak dibuatnya di Asia Tenggara. Dan untuk merilis itu dia pun sedang mematangkan semua itu. Kata dia, konsep itu tidak mau buru-buru diselesaikan karena banyak pertimbangan.

”Masih didalami lagi agar benar-benar pas. Ini belum ada dan sedang dalam tahap penyelesaian saja. Sama dengan beberapa motof yang saya buat tidak cepat diselesaikan sehingga hasil yang diinginkan sempurna,” paparnya. Desain batik terbaru itu, menurut Nelty, sudah dirancang sejak akhir 2016 lalu.

Kata dia juga, belum selesainya konsep batik baru itu karena banyaknya pesanan batik yang harus dikirim ke pelanggannya. Sehingga dia pun belum sempat menjamah desain baru yang dirancangnya sendiri. Perempuan paruh baya ini pun masih merahasiakan nama batik yang terbilang unik dan berbeda dengan batik di sejumlah daerah yang ada di tanah air.

Dia berharap upaya dan kerja kerasnya itu dapat mengangkat nama Indonesia terkenal dimata dunia dari warisan dan aset yang ditingalkan nenek moyang bangsa ini.

Source https://indopos.co.id https://indopos.co.id/read/2017/02/21/88257/ingin-batik-khas-banten-rambah-negeri-paman-sam
Comments
Loading...