Industri Batik Sampang Menurun

0 140

Industri Batik Sampang Menurun

Industri batik yang ada di Kabupaten Sampang mulai mengalami penurunan. Penjualan batik di sejumlah galeri mengalami penurunan hingga mencapai 25% jika dibanding pada tahun 2016. Hal itu bisa terjadi karena disebabkan oleh minimnya sosialisasi dan kegiatan pameran batik. Atik Zaini yang merupakan pemilik galeri batik di Jalan Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan, Kota Sampang mengatakan pada tahun 2016 Pemerintah Kabupaten melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada UKM batik.

Namun tahun ini belum jelas apakah sosialisasi dilakukan. Dia mengaku belum pernah mendapat sosialisasi. Dia kesulitan untuk memasarkan produk dan mengembangkan UKM batik miliknya. Omzet penjualan batik semakin menurun. Jarang sekali digelar pameran batik. Meskipun ada, hanya segelintir kelompok usaha yang mengikuti pameran. Padahal, pameran merupakan langkah awal untuk memasarkan batik khas daerah.

Dengan meningkat atau tidaknya industri batik tidak lepas dari pemasaran. Namun yang terjadi pemasaran batik mengalami kesulitan. Sebab penjualan berkutat di daerah sendiri.  Alhasil, pembeli hanya warga sekitar. Harapan dari pemilik usaha batik agar pemerintah mempromosikan dan menyosialisasikan industri Batik Sampang.

Kabid Perindustrian Disperdagprin Sampang Imam Rizali mengaku, sosialisasi kepada perajin dan pengusaha batik telah dilakukan. Hanya, kegiatan sosialisasi dan pembinaan dilakukan kepada sebagian perajin. Pihaknya mengikutsertakan sejumlah UKM dalam pameran batik. Tapi yang perlu diketahui, UKM itu bersedia dan harus mengajukan proposal dalam kegiatan pameran. Pihaknya kesulitan dalam memasarkan produk batik tulis khas Sampang ke luar daerah. Dia berdalih banyak produksi batik yang lebih berkualitas dibandingkan batik Kota Bahari.

Source Industri Batik Sampang Menurun Batik
Comments
Loading...