Industri Batik di Bondowoso Belum Kuat

0 16

Industri Batik di Bondowoso Belum Kuat

Perkembangan industri batik di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, terbilang cukup cepat. Meski begitu, cepatnya perkembangan ini belum dibarengi dengan penguatan industri usaha itu sendiri.

Instruktur Perajin Batik dari Balai Besar Latihan Masyarakat Jogyakarta, Bambang Sumardiono menilai, potensi untuk mengembangkan industri batik lokal di Bondowoso sangat tinggi. Sayangnya tak semua perajin batik punya jiwa wirausaha untuk mengembangkan usaha hingga merambah pasar luas.

Selain itu, belum banyak inovasi yang dikembangkan oleh para perajin. Pola pikir bahwa batik harus dilukis di kain masih menjadi prioritas. Padahal saat ini motif batik bisa diaplikasikan pada beragam benda. Belum lagi minimnya akses para perajin untuk mendapatkan informasi tentang tata cara dan teknik terbaru saat membatik.

“Mereka hanya pakai satu teknik saja selama ini. Padahal saat proses membuat batik ada banyak teknik yang bisa digunakan,” jelasnya. Sementara itu, salah seorang perajin batik, Muhammad Zuhri mengaku sangat terbantu dan termotivasi dengan adanya pelatihan yang digelar Balai Besar Latihan Masyarakat Jogyakarta kepada para perajin batik. Dengan pelatihan ini banyak hal baru yang didapatkannya untuk kemudian terapkan dalam proses pengembangan usaha batik miliknya.

“Ternyata teknik pewarnaan ada banyak cara untuk menghasilkan warna yang cantik. Begitu juga untuk motif, semua sangat membantu dan kami ingin segera mengaplikasikan dalam usaha,” kata Zuhri bersemangat. Pelatihan yang mayoritas diikuti perajin muda dengan usia antara 15 hingga 25 tahun ini digelar oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Bertempat di Kampung Batik, Dusun Lumbung, Tamanan, pelatihan teknik membatik ini diikuti sekitar 30 perajin dari berbagai wilayah di Bondowoso. 

Source http://www.jatimtimes.com/ http://www.jatimtimes.com/baca/140236/20160414/195740/industri-batik-di-bondowoso-belum-kuat-/
Comments
Loading...