Pesta Batik Indonesia di Puncak Gedung Sarinah

0 40

Indonesia akan benar-benar berpesta batik pada Oktober mendatang. Bukan saja merayakan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober sebagai wujud syukur atas dikukuhkannya batik sebagai warisan kebudayaan dunia oleh UNESCO, organisasi nirlaba Yayasan Batik Indonesia (YBI) juga menyelenggarakan serangkaian acara bertajuk ‘Pesta Batik Indonesia.’ Diselenggarakan fashion show oleh empat label busana batik kenamaan seperti [bi], Galeri Batik Jawa, Parang Kencana, dan Danar Hadi di Galeries Lafayette, Pacific Place, Jakarta Selatan.

Label [bi] mengeluarkan koleksi dengan inspirasi dari urban street style dipadu dengan batik. Label yang belum lama ini mencoba fokus pada busana pria lewat [bi] maskulin itu memiliki misi agar anak muda tak malu mengenakan batik. Dalam fashion show kali ini mereka memamerkan beberapa koleksi busana ready to wear baik untuk pria maupun wanita.

Ini sebenarnya koleksi di awal 2017. Kami kerjasama dengan putri Pak Komar, pembatik dari Bandung. Ini gabungan teknik batik Indonesia dengan teknik shibori dari Jepang. Shibori adalah teknik pembuatan pola pada kain dengan proses pencelupan pada warna. Kain terlebih dahulu diikat, dilipat atau dililit terlebih dahulu, seperti teknik tie dye. Pola yang dihasilkan pun nantinya akan unik dan sangat beragam.

Label Galeri Batik Jawa mengusung warna indigo dalam koleksinya. Untuk model, batiknya dikemas dalam siluet-siluet modern seperti outer berupa blazer atau atasan model kimono Jepang dengan bagian bawah lengan yang panjang serta celana panjang. Warna indigo semakin apik dengan paduan busana warna putih.

Berbeda dengan Galeri Batik Jawa, label Parang Kencana banyak bermain dengan warna-warna cerah. Ia banyak menampilkan busana untuk wanita, sesuai dengan tema ‘Rasasvada.’ Dalam filosofi India itu berarti ‘the taste of bliss, in the absence of all thoughts.’ Batik menggambarkan sosok perempuan modern yang mandiri dan mencintai budaya batik tanah air, namun memiliki jiwa untuk berpetualang.

Fashion show ditutup oleh koleksi label Danar Hadi. Tak mau hanya bermain aman dengan perpaduan batik dan padanan polos, Danar Hadi melakukan eksperimen dengan menabrakkan motif maupun warna. Dengan kain motif garis, tampilannya pun kian kreatif. Selain empat label ternama yang melakukan fashion show itu, Pesta Batik Indonesia juga dimeriahkan label Jarit, Batik Tembayat, Batik Paring, Di Khatulistiwa, dan Tayada.

Source https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170921164436-277-243170/indonesia-berpesta-batik-sampai-puncak-gedung-sarinah www.cnnindonesia.com
Comments
Loading...