Indeks Warna Pada Batik Majalengka

0 17

Indeks Warna Pada Batik Majalengka

Indeks Batik Majalengka tertuju pada warna yang muncul, umumnya sangat beragam dan menggunakan warna-warna yang cerah, seperti merah, hijau, biru,dan percampuran antara warna dasar, dan akhirnya menghasilkan warna kontemporer atau warna yang digemari oleh konsumen. Proses pewarnaan menggunakan pewarna tekstil. Begitu juga dengan teknik pencelupan dalam pewarnaan yang dikenal dengan “buka tutup” dan ditutup dengan lilin dikembangkan demi pengembangan motif atau ragam hias yang sangat beraneka dan lentur dalam menghadapi tantangan zaman.

Warna merah pada Motif Simbar Kencana dan Motif Gedong Gincu diartikan sebagai warna yang dapat menarik perhatian karena warna merah mempunyai nilai dan kekuatan warna yang paling kuat sehingga dapat memberikan daya tarik yang sangat kuat untuk menarik perhatian orang yang melihatnya. Warna ini juga disenangi banyak orang terutama oleh anak-anak dan wanita.

Selain, dapat menarik perhatian warna merah juga dilambangkan sebagai warna kegembiraan dan keberanian. Warna biru pada motif Kota Angin dan motif Nyi Rambut Kasih diartikan sebagai rasa ketenangan, kelembutan, keikhlasan dan rasa kesetiaan biasanya dapat ditunjukkan melalui pemakaian warna ini. Warna hijau pada motif Lauk Ngibing diartikan sebagai rasa kedamaian dan kesuburan.

Source http://asbunan-dedel.blogspot.co.id/ http://asbunan-dedel.blogspot.co.id/2016/10/analisis-semiotika-motif-batik-khas.html
Comments
Loading...