Sejarah Pola Batik Buketan

0 400

 

 

 

 

 

 

 

 

Batik buketan yang terkenal adalah karya Zuylen bersaudara yaitu Cristina Van Zuylen dan Lies van Zuylen. Batik Van Zuylen tersebut sangat laku, sehingga pengusaha-pengusaha menengah Tionghoa yang semula menerapkan pola-pola dengan ragam hias mitos Cina maupun keramik Cina, mulai membuat batik buketan setelah tahun 1910 sebagaimana diuraikan dimuka. Para pengusaha tersebut antara lain Lock Tjan dari Tegal, Oey-Soe-Tjoen dari Kedungwuni, dan Nyonya Tan-Ting-Hu yang mulai tahun 1925 telah memproduksi batik dengan format “pagi-sore”. Selain itu, dikampung Kwijan ( Tempat tinggal Kepala Daerah Pekalongan Tan-Kwi-Jan ) juga terdapat dua orang pengusaha batik buketan dari golongan Tionghoa yang cukup terkenal yaitu Tjoa-Sing-Kwat dan Mook-Bing-Liat.

Batik motif buketan ini banyak berkembang di daerah pesisir Jawa pada abad ke-19. Bersamaan dengan adanya pengaruh Eropa di zaman kolonial, khususnya Belanda. Selain itu motif batik buketan ini juga dipengaruhi oleh keberadaaan pedagang dan pengusaha batik dari Tiongkok pada masa lampau. Pada awalnya batik Belanda tidak menampilkan pola-pola buketan. Motif buketan merupakan motif dengan mengambil tumbuh-tumbuhan atau bunga sebagai ornamen atau hiasan yang disusun memanjang selebar kain. Namun demikian, seiring dengan adanya perkembangan polanya, maka batik Belanda pun menampilkan ragam hias buket–buket yang halus dan indah dengan warna-warna cerah serta serasi, bahkan sering dipadu dengan isen latar ragam hias tradisional keraton seperti galaran, gringsing, dan blanggreng yang dibatik sangat halus ( lebih halus dari batikan keraton ). Setelah bahan kimia masuk ke Jawa, maka batik Belanda yang semula hanya menampilkan dua warna itu, mulai menampilkan beragam warna sehingga tampak lebih indah dan halus.

Source Indahnya Pola Batik Buketan untuk Anak Muda Pada Jaman Modern Pola Batik Buketan
Comments
Loading...