Ibu-Ibu Desa Wonosari Ini Geluti Usaha Batik Tulis

0 203

Ibu-Ibu Desa Wonosari Ini Geluti Usaha Batik Tulis

Aktivitas pembuatan batik tulis di rumah milik Suaibah salah satu warga Wonosari, Gondangwetan cukup. Nampak ada pekerja yang mencanting, memberi motif, hingga menjemur beberapa lembar kain batik. Kain batik yang setengah jadi dan sudah jadi tampak menumpuk di ruang tamu rumah itu. Suaibah menceritakan, ia sudah membuat batik tulis sejak 3 tahun lalu. Awalnya, ia mengikuti pelatihan batik tulis di Balai Desa setempat dari kegiatan PNPM dan juga dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Dari belajar itu, ia lantas mencoba membuat mandiri. Saat ini, ia terus menekuninya hingga aktivitas itu pun menjadi mata pencahariannya sehari-hari. Pada awalnya menjual batik tulis memang cukup sulit. Namun, lambat laun dari mulut ke mulut, permintaan batik tulis makin meningkat. Batik tulis yang dijual memang cukup terjangkau, per lembarnya yang seukuran 1,24 kali 2 meter dijual dengan harga  Rp. 200 ribu. Selain membuat motif sesuai permintaan, Batik Tulis Wonosari juga mempunyai motif khas. Yakni salak yang sesuai dengan produksi unggulan Kecamatan Gondangwetan.

Dari hasil produksi batik tulis itu, tak hanya bisa mengerek tenaga kerja ibu rumah tangga sekitar. Tapi, juga sebagai tambahan penghasilan bagi rumah tangga. Supriyadi, selaku Kades Wonosari mendukung dengan makin banyaknya perempuan yang menggeluti batik tulis di desanya. Saat ini ada 6 tempat perajin batik di desanya yang rutin berproduksi. Dengan tingginya permintaan batik tulis, bisa mengerek tenaga kerja juga menambah penghasilan bagi rumah tangga.

Source https://www.jawapos.com/ https://www.jawapos.com/radarbromo/read/2017/11/13/26318/kreatif-ibu-ibu-desa-wonosari-ini-geluti-usaha-batik-tulis
Comments
Loading...