Hj. Isiqomah; Dari Batik Madura ke Batik Karawang

0 56

Hj. Isiqomah; Dari Batik Madura ke Batik Karawang

Kiprah Hj. Isiqomah dalam bidang batik di Karawang, terbilang eksis. Mulai dari membuka bale batik, galeri, memberi pelatihan hingga bisnis batik. Perempuan penyandang gelar Inspirasi Women Karawang 2012 ini, mengaku sebagai pecinta batik sejak suaminya berkarier militer.

Kenangan terindah seputar batik itu, ketika suaminya bertugas sebagai Dandim Madura, tahun 1993. Kala itu, Perdana Menteri Malaysia, didampingi Kepala Staf AD (Jendral Hartono, saat itu) berminat membeli batik Madura. Tapi lantaran bertepatan dengan waktu libur, para pengrajin batik setempat tak ada yang buka.

Sebagai seorang istri Dandim, Hj. Istiqomah diberi tugas mencari batik dari para pengrajin. Sejak saat itu, hanya beliau istri perwira AD yang diijinkan KSAD berbisnis. Banyak bergaul dengan para pengrajin batik Madura, menjadikan perempuan asal Karawang ini begitu menyukai batik. Bahkan dengan telaten mempelajari cara membatik, termasuk mendesain motif-motif batik.

Perjalannya bersama batik, terus berlanjut. Pun ketika suaminya pensiun di tahun 2002 dan kembali ke kota asalnya Karawang. Kiprah ibu dari 4 orang anak itu membuka galeri batik di kediamannya, Jl KH. Ahmad Dahlan 20 (Kaum I) Karawang.

Bukan hanya bisnis batik dari berbagai kota produsen batik di tanah air, ibu yang kini berusia 64 tahun ini, banyak mendesain motif motif batik karawangan.   Motif itu diantaranya Citaruman, Cigentis, Panen Raya, Pare Sagedeng, Lumbung Padi.

Di hari tuanya, Hj. Isiqomah terus berkiprah. Bukan saja mendesain berbagai motif batik, dia juga cukup telaten ketika ada yang berminat belajar membatik. Itu dibuktikan dengan banyaknya masyarakat Karawang yang belajar membatik di bale batiknya. 

Source https://karawangtoday.com/ https://karawangtoday.com/wp/?p=1857
Comments
Loading...