infobatik.id

Hambatan Dalam Pengembangan Batik Laweyan

0 46

Hambatan Dalam Pengembangan Batik Laweyan

Dalam usaha untuk pengembangan Batik Laweyan tentu saja juga mengalami hambatan dan rintangan. Hambatan-hambatan pengembangan Batik Laweyan, antara lain:

  • Tingkat pendidikan masyarakat yang rendah, terutama para pengrajin batik sendiri yang rata-rata hanya lulusan sekolah dasar, hanya sedikit yang mengenyam pendidikan sekolah menengah pertama, bahkan ada juga yang tidak tamat Sekolah Dasar. Mereka pada umumnya para pengrajin yang sudah tua-tua.
  • Banyak kaum muda yang meninggalkan usaha membatik dan pergi merantau ke kota-kota besar, karena mereka merasa usaha membatik tidak lagi bisa mencukupi kebutuhan hidup. Mengingat semakin besarnya tuntutan kebutuhan hidup yang dihadapi dan upah yang diterima sudah tidak sebanding lagi. Lagi pula usaha membatik ini memerlukan suatu ketekunan dan ketelatenan yang tidak semua orang memilikinya.
  • Ketrampilan membatik di Laweyan, meskipun diwariskan secara turun temurun namun hanya sebatas nglengkrengi dan nerusi selebihnya yang yang meneruskan perusahaan. Jadi mereka hanya dapat bekerja sebagai buruh perusahaan, belum dapat mandiri.
  • Bagi para pengusaha Cina, mereka tetap memegang rahasia dalam teknologi pewarnaan batik, meskipun para pengrajin telah mendapat pembinaan dari pemerintah dalam teknologi pewarnaan batik tetap tidak dapat sebagus batik yang dihasilkan perusahaan milik orang Cina.
  • Dalam bidang permodalan terjadi perbenturan, karena terbatasnya modal sehingga menyebabkan kalah bersaing dengan usaha-usaha batik dari daerah lain.
Comments
Loading...