Griya Batik Notohadinegoro

0 449

Griya Batik Notohadinegoro

Sebuah Griya Batik dengan motif andalan Kota Jember yaitu Motif Tembakau. Di Griya tersebut, Batik Jember dibuat agar bisa menjadi unik dan elegan, dengan perpaduan warna-warna yang pas, dan tentunya jauh dari kesan kaku dan tua. Griya Batik Notohadinegoro yang terletak di Jalan MT. Haryono No. 136, Wirolegi ini adalah milik Indhi Naida Wulandari. Tepatnya setahun lalu, di 10 Juni 2015, Indhi adalah sapaan akrab bagi pemilik yang memulai usahanya dalam dunia batik membatik ini. Kegemarannya memakai batik serta memiliki jaringan di bidang fashion designer menjadi titik awal berdirinya usaha yang saat ini ia tekuni saat ini.

Sebelum memulai usahanya sang owner melakukan studi banding ke beberapa pengrajin batik yang ada di Yogjakarta, Solo, Madura dan juga Bali. Dari hasil pengamatan Indhi di beberapa pengrajin tersebut, akhirnya ia paham betul mengenai seluk beluk dari batik sendiri. Berbagai kekurangan dan kelebihan soal batik dia olah sedemikian rupa untuk memberikan kualitas yang baik pada hasil di Griya Batik Notohadinegoro ini. Hal itulah yang membuat Griya Batik Notohadinegoro memiliki kualitas yang cukup baik dari segi desain, kain, serta jenis pewarnaan yang digunakan.

Dalam kurun waktu satu tahun ini, tak hanya masyarakat umum yang tertarik pada kreasi batik Notohadinegoro. Griya Batik Notohadinegoro juga dipercaya oleh beberapa instansi pemerintah dan swasta untuk mendesain batik sekaligus model seragam yang pas untuk keseharian dalam aktivitas bekerja. Beberapa waktu lalu Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Jember mempercayakan Griya Batik Notohadinegoro sebagai salah satu pendukung acara Festival Batik Jember dan Duta Batik Jember. Uniknya lagi, Ublank (udeng blangkon atau penutup kepala bercirikan Pendalungan, perpaduan budaya Jawa dengan Madura) dari Griya Batik Notohadinegoro mampu menarik untuk dijadikan bingkisan bagi tamu-tamu yang datang ke kota Jember. Dalam mengembangkan karyanya, griya batik yang satu ini juga kerap diperkenalkan di berbagai acara fashion di luar kota Jember.

Warna-warna gelap nan classicgarapan Griya Batik Notohadinegoro menjadikan motif-motif tembakau ini terlihat modern dan sungguh mewah. Perjalanan selama setahun tidak membuat Indhi sebagai pemilik Griya Batik Notohadinegoroberpuas diri. Bulan ini ia sedang mempersiapkan event Bali Fashion Week, yang sekaligus sebagai perwakilan dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) cabang Jember. Selain itu ada beberapa project yang akan dilakukannya untuk beberapa bulan kedepan. Lewat Griya Batik Notohadinegoro, Indhi ingin membuat acara fashion bergengsi yang tidak kalah dengan kota-kota besar lain di Indonesia.

Source Griya Batik Notohadinegoro Batik
Comments
Loading...