Gitar Batik Indonesia Masuk Museum Oriental Rusia

0 26

Gitar Batik Indonesia Masuk Museum Oriental Rusia

Sebuah gitar elektrik bermotif batik Katedral St. Basil dari GnB Guitars dan sebuah gitar akustik kecil (guitalele) batik dari Batiksoul Guitars resmi disumbangkan kepada State Museum of Oriental Art di Moskow, Rusia. Kedua alat musik ini akan melengkapi koleksi benda-benda seni dari Indonesia. Telah dimiliki museum tersebut, seperti wayang kulit, keris, ukiran, patung, dan beberapa kain batik.

Gitar dan guitalele batik diserahkan langsung oleh pendiri GnB Guitars Haryo Kongko Sasongko dan pendiri Batiksoul Guitars Indonesia Guruh Sabdo Nugroho kepada Direktur Jenderal Museum A.V. Sedov. Penyerahan disaksikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M. Wahid Supriyadi di State Museum of Oriental Art pada 7 Agustus 2018.

Sejak proses batik motif St. Basil pada gitar selesai, ia telah berangan-angan untuk menyerahkan gitar tersebut ke Rusia. Sementara Guruh yang setidaknya sudah dua kali berkunjung ke Rusia dan belum menemukan instrumen guitalele di negara tersebut.

Guruh tergelitik untuk menyumbangkan guitalele karya desainnya ke museum di Rusia. Guitalele yang diserahkan juga bukanlah guitalele biasa. Namun yang pertama kali dibuat menggunakan kayu mahogany dan batik pewarna alam asli Indonesia.

Kongko dan Guruh mengapresiasi bantuan KBRI Moskow yang telah menjembatani perjalanan kedua gitar sampai ke Museum Oriental di Rusia. Pihak Museum menyampaikan, selama ini pihaknya telah menjalin kerja sama yang baik dengan KBRI Moskow.

Beberapa hari sebelumnya, Museum yang mengoleksi benda-benda seni dari Asia, termasuk Indonesia, ini juga telah menerima sumbangan Batik Tulis motif Sekar Ukel dari Bupati Pekalongan. Selain penyerahan gitar, pengusaha Yuam Roasted Coffee asal Kebumen Yuri Dulloh turut memperkenalkan kopi pesisir yang dirintisnya.

Bertambahnya benda seni asal Indonesia diharapkan mampu merepresentasikan keragaman karya seni nusantara, tidak hanya berupa benda seni klasik namun juga modern yang tetap menjunjung nilai-nilai tradisional Indonesia.

Museum Seni Oriental merupakan salah satu museum di Rusia yang mengoleksi, melestarikan, meneliti, memamerkan, dan mempromosikan karya-karya seni Asia. Di Museum tersebut terdapat galeri Indonesia yang salah satu koleksi tertuanya adalah keris Jawa tahun 1935. Koleksi wayang kulit merupakan pemberian dari Kliment Voroshilov setelah berkunjung ke Indonesia pada bulan Mei tahun 1957.

Source https://kumparan.com/ https://kumparan.com/kbri-moskow/kala-gitar-batik-indonesia-masuk-museum-oriental-rusia-1533814983435184811
Comments
Loading...