Geliat Perajin Batik Wijirejo, Pandak Pertahankan Eksistensi

0 75

Geliat Perajin Batik Wijirejo, Pandak Pertahankan Eksistensi

Dibandingkan enam atau tujuh tahun lalu keberadaan bisnis batik tulis saat ini relatif menurun. Apa penyebabnya?

Membanjirnya batik printing asal China ke pasar dalam negeri sebagai penyebabnya. “Para pengusaha rata-rata mengeluhkan kondisi ini. Tak terkecuali perajin batik di Bergan sini (Wijirejo, Pandak),” terang pemilik galeri batik Sidji Sukarman, kemarin.Dia tak menampik perajin batik lokal bakal gulung tikar satu per satu. Ini jika peme-rintah tak segera mengambil kebijakan berupa larangan impor batik printing. Dia mencontohkan, harga satu potong kain batik tulis sekitar Rp 400 ribu. Untuk kelas premium harganya menyentuh satu juta rupiah perlembar.

Dibanding batik printing lokal saja selisih harganya sudah cukup jauh. “Sekarang harga baju batik printing kebanyakan di bawah Rp 100.000,” sebutnya.Menurutnya, pembeli batik tulis terbatas pada masyarakat dengan kelas ekonomi menengah ke atas. Itu pun terbatas di kota-kota besar seperti Jakarta. Itu sebabnya, para perajin di Dusun Bergan, termasuk dirinya kerap memproduksi batik dengan motif kontemporer. Batik bergaya modern ini tak hanya cocok untuk menghadiri acara-acara resmi. Tapi juga bisa digunakan anak muda saat menghadiri pesta atau bahkan dugem.

“Karena kreasi ini juga ada perusahaan asuransi dari Jakarta yang memesan seribu meter kain batik untuk seragam karyawannya,” ungkapnya.President Director Avrist Assurance Perry M Dialah menegaskan, menaruh perhatian terhadap keberadaan batik lokal. Ini tak lepas dari membanjirnya produk batik printing dari China.”Sebagai bentuk melestarikan budaya kita juga memesan batik Bantul untuk seragam para karyawan,” ucapnya.Selain itu, perusahaan yang bergerak dalam bidang asuransi ini juga memberikan bantuan alat membatik kepada para perajin di Dusun Bergan. Ini dengan harapan para perajin lokal kian produktif menghasilkan batik-batik tulis maupun printing yang memiliki nilai jual tinggi.

Source https://radarjogja.co https://radarjogja.co/2015/06/17/geliat-perajin-batik-wijirejo-pandak-pertahankan-eksistensi/
Comments
Loading...