Geliat Industri Kecil Menengah Produksi Batik Tulis Trunojoyo

0 139

Geliat Industri Kecil Menengah Memproduksi Batik Tulis Trunojoyo

Setiap kabupaten yang berada di Madura memiliki kerajinan batik tulis yang khas. Kabupaten Sampang baru-baru ini terus mempromosikan Batik Tulis Trunojoyo. Sedikitnya sudah ada 8 Motif Batik Tulis Trunojoyo. Enam di antaranya sudah dipatenkan sebagai batik tulis khas Kota Bahari. Tidak banyak yang tahu Kabupaten Sampang memiliki 8 produk batik tulis khas. Batik tulis tersebut terkenal dengan nama Batik Trunojoyo. Batik kebanggaan warga Kota Bahari ini diproduksi kelompok perajin batik yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Yakni, di Kecamatan Kota Sampang dengan nama kelompok Shalempang dan Atin Zaini, Kecamatan Jrengik dengan nama kelompok Barokah Jaya. Sementara di Kecamatan Camplong dengan nama kelompok Indo Busana dan Alisa. Lalu, di Kecamatan Banyuates dengan nama kelompok Nafa Brother dan Lima Bersaudara. Satu kelompok lagi ada di Pulau Mandangin yakni Berdikari Jaya. Sebagian hasil produksi sudah dipatenkan. Meskipun kelompok-kelompok tersebut memproduksi satu jenis batik, tapi tetap memiliki ciri khas masing-masing. Mulai dari motif dan warna batik.

Salah satu kelompok industri kecil menengah (IKM) batik tulis yang produknya sudah dipatenkan yaitu karya Indo Busana di Jalan Raya Camplong milik Usman. Selain menyediakan Batik Tulis Trunojoyo, toko ini juga menyediakan batik cap dengan beragam motif dan warna. Bahkan, toko yang terletak di kawasan wisata Pantai Camplong ini juga menyediakan batik ghentongan khas Kecamatan Tanjungbumi, Bangkalan. Menurut Usman, batik tulis Trunojoyo yang sudah dipatenkan memiliki label atau merek berwarna kuning emas.

Ciri paling mudah untuk dapat mengetahui keaslian batik tulis bisa dilihat dari gambar. Batik tulis yang asli tidak memiliki gambar yang sama dalam satu motif, garis pinggir tidak lurus, dan baunya tidak menyengat.

Usman menyampaikan, dengan mengandalkan sepuluh pekerja, setiap bulan kelompoknya bisa memproduksi 30 lembar batik tulis. Dia mematok harga batik tulis Rp 250 ribu per motif. Namun, meskipun produknya sudah dipatenkan, dia mengaku kesulitan dalam hal pemasaran. Apalagi saat ini banyak produk batik cap yang terus bermunculan. Tapi, pemkab belum bisa membantu memasarkan produk Batik Tulis Trunojoyo.

Source https://www.jawapos.com/ https://www.jawapos.com/radarmadura/read/2017/12/11/32633/geliat-industri-kecil-menengah-memproduksi-batik-tulis-trunojoyo
Comments
Loading...