Fungsi Natrium Nitrit Dalam Proses Pembuatan Batik

0 178

Fungsi Natrium Nitrit Dalam Proses Pembuatan Batik

Natrium Nitrit merupakan suatu senyawa anorganik dengan rumus kimia NaNO2. Natrium Nitrit ini memiliki bentuk semacam bubuk tapi lebih padat sehingga nitrit seringkali ditemukan menggerombol atau menggumpal. Sekalipun bentuknya menggumpal tapi nitrit ini termasuk ke dalam jenis zat yang mudah larut dalam air, bahkan dengan air dingin biasa. Natrium Nitrit (NaNO2) merupakan obat pembantu yang diperlukan sebagai oksidator dalam pewarnaan dengan zat warna indigosol atau sering disebut juga sebagai zat warna bejana. Zat warna ini dapat dipakai pada proses pecelupan dan coletan, adapun warna yang dihasilkan umumnya cenderung bersifat lebih lembut/pastel.

Proses pencelupan batik dengan indigosol, kain yang dicelupkan ke dalam larutan zat warna sebenarnya belum bisa menghasilkan warna sesuai dengan yang diharapkan. Nah untuk mendapatkan warna yang dikehendaki maka diperlukan tambahan zat bantu berupa Natrium Nitrit. Sifat indigosol yang mudah larut pada air dingin sangat membantu untuk dilakukan proses pencelupan batik yang notabene tidak bisa bersentuhan langsung dengan air panas karena menggunakan zat perintang lilin yang tidah tahan panas. Untuk standar pewarnaan satu meter kain, bahan yang harus disiapkan antar lain berupa:

  • 3-5 gram indigosol.
  • 6-10 gram NaNO2 (Natrium Nitrit), biasanya dua kali jumlah pewarna indigosolnya.
  • 1 gelas kecil air panas (1000C).
  • 1-2 liter air dingin.

Persiapan Bahan Pencelupan

  • Larutkan indigosol dengan air panas sampai benar-benar larut.
  • Selanjutnya masukkan Natrium Nitrit ke dalam campuran bahan sebelumnya.
  • Setelah seluruh bahan tercampur rata tambahkan air dingin secukupnya.

Proses Pewarnaan Kain Batik

  • Rendam bahan kain yang sudah diberi perintang (lilin batik) ke dalam larutan TRO selama 30 menit, lalu tiriskan. TRO disini berfungsi untuk membasahi kain batik sebelum dilakukan proses pencelupan.
  • Masukan kain batik ke dalam bahan pencelupan yakni campuran indigosol, natrium nitrit dan air, kemudian ratakan sampai seluruh bagian kain terendam dengan sempurna.
  • Tiriskan kain batik lalu angin-anginkan di bawah sinar matahari sambil dibolak balik.
  • Ulangi proses diatas sebanyak dua kali atau lebih, sampai mendapatkan warna yang anda inginkan.
  • Usai dilakukan proses pewarnaan bangkitkan warna batik dengan cara pengasaman. Cuci kain hingga bersih dengan menggunakan air lalu keringkan. Kain batik siap untuk ditutup (dibatik lagi) atau siap untuk dilorod untuk menghilangkan lilin batik yang masih menempel.
Source Fungsi Natrium Nitrit Dalam Proses Pembuatan Batik Batik
Comments
Loading...