Ferry Sunarto, Kembangkan Batik Kombinasi Budaya Jepang dan Batik Solo

0 34

Ferry Sunarto, Kembangkan Batik Kombinasi Budaya Jepang dan Batik Solo

Batik memang bisa dibilang adalah salah satu wastra tradisional Indonesia yang kehadirannya paling populer. Baik di ranah domestik ataupun lingkup internasional. Seiring dengan kemajuan zaman dan era globalisasi seperti sekarang, salah satunya perkembangan di dunia industri fashion Tanah Air.

Batik sebagai wastra Nusantara tidak lagi hanya bisa terlihat dengan tampilan yang tradisional. Mengembangkan budaya menjadi sesuatu yang lebih kekinian. Dalam hal ini bagaimana membawa batik untuk bisa jadi konten yang lebih modern atau kekinian.

Hal di atas coba ditampilkan oleh salah satu desainer ternama Tanah Air, Ferry Sunarto dalam koleksi teranyar nya yang bertema “Culture Mind”. Menampilkan kurang lebih 20 tampilan koleksi, Ferry mencoba memadukan antara budaya Jepang lewat cutting busana yang edgy dan modern dengan keindahan Batik khas Solo.

20 cocktail dress ready to wear bersiluet disconstructive yang diperlihatkan oleh salah satu desainer langganan artis-artis papan atas di Indonesia ini hadir terbagi dalam konsep- konsep yang berbeda. Konsep pertama yang ditampilkan mengacu kepada potongan-potongan busana ready to wear yang bisa dikenakan untuk aktivitas sehari-hari.

Mulai dari bekerja, menghadiri acara bersifat semi-formal sampai hang-out bersama teman di malam hari setelah office hour. Dengan outfit seperti blazer kimono,long outer, celana 7/8, atasan blus model shoulder-off, dan rok selutut.

Sedangkan di sequence selanjutnya, koleksi yang ditampilkan lebih bernuansa glamor dan sophisticated khas Ferry Sunarto. Lewat busana-busana berpotongan formal contohnya jumpsuit dengan obi batik, midi dress, atasan model one-shoulder, long dress model sleeveless, rok panjang model midriff, dan mini gown yang seksi.

Untuk permainan warna, dua puluh koleksi yang dibuat Ferry dengan mengkombinasikan berbagai material bahan mulai dari kain bermotif Batik, kain velvet, kain taveta, hingga silk. Agar bisa menampilkan permainan bahan modern dengan batik, kombinasi dengan sesuatu yang unpredictable. Dihadirkan dengan memakai warna biru indigo, navy blue, kuning keemasan, dan sedikit semburat hijau dan merah.

Source https://static.loveindonesia.com/ https://static.loveindonesia.com/id/news/detail/kombinasi-budaya-jepang-dan-batik-solo-wujud-pengembangan-batik-kekinian-rancangan-ferry-sunarto/okezone
Comments
Loading...