Eksotisnya Batik Madura

0 106

Eksotisnya Batik Madura

Eksotisnya batik tulis Madura tentu saja kini sudah menjadi salah satu pesona wisata pulau Madura, kalau dulu batik Madura nyaris hanya “dipandang sebelah mata” karena “kalah pamor” dengan batik Pekalongan atau Solo, tapi kini batik Madura sudah semakin eksis, bahkan sudah merambah manca negara seperti kawasan Eropa, Amerika dan Asia sendiri.

Keunikan batik tulis Madura ini adalah bahwa setiap batik yang dihasilkan oleh pengrajin memiliki motif berbeda satu dengan lainnya, kalo anda menginginkan lebi dari satu pasang atau satu potong batik tulis Madura, anda akan kesulitan mendapatkannya, karena motif abstrak dari batik tulis Madura ini biasanya hanya “diproduksi” satu potong saja, kalo yang agak-agak mirip sih ada, tapi kalo mencari dua potong batik tulis Madura dengan warna dan motif yang sama persis, sepertinya sesuatu yang sangat sulit untuk mendapatkannya.

Kenapa bisa begitu, menurut penjelasan Hj. Masruroh, seorang pemilik galeri batik tulis Madura di daerah Bangkalan, kebanyakan pengrajin batik tulis di Madura tidak mengguakan pola, tetapi murni hasis imajinasi dan improvisasi dari masing-masing pengrajin. Meski demikian motif batik tulis Madura, tetap saja memiliki “pakem” tersendiri dari segi motif, secara umum batik tulis Madura menggunakan motif sekar jagad, motif daun, motif burung, motif tanjung bumi dan motif akar, kain yang digunakan pun hanya dua jenis yaitu sutra dan katun.Tentu beda dengan batik cap atu printing yang menggunakan pola yang sama, sehingga bisa menghasilkan ratusan potong batik dengan motif sama. Kekuatan imanijasi para pengrajin batik tulis Madura inilah yang justru menjadi kekhasan dari jenis batik dari pulau penghasil garam ini. Penjelasan Masruroh memang tepat sekali, dari ratusan bahkan ribuan potong kain, kemeja dan gaun yang terpajang di galerinya, tidak satupun yang memiliki corak, warna dan motif yang sama.

Keunikan atau tepatnya kelebihan lain dari batik tulis Madura disbanding dengan batik tulis lainnya, kata Masruroh adalah semakin sering dicuci, batik tulis Madura justru warna dan matifnya kan semakin “ngejreng”, khususnya untuk batik yang berbahan dasar katun. Lagi-lagi penjelasan pemilik galeri itu saya benarkan, karena kemeja batik Madura yang saya beli kurang lebih empat tahun yang lalu, sampai sekarang warnanya tidak pudar, bahkan makin terlihat “hidup”.

Kreatifitas dan inovasi para pengrajin batik tulis Madura ini memang pantas di acungi jempol, selain tetap mempertahankan motif dan cara tradisional yang menjadi ciri khas batik Madura sampai saat ini, mereka juga tidak berhenti berkreasi dengan “eksperimen” baru untuk mengembangkan batik Madura, tentu saja dengan tidak menghilangkan cirri spesifiknya yang saat ini sudah mulai dikenal di manca negara.

Source http://lintasgayo.co/ http://lintasgayo.co/2015/06/15/eksotisnya-batik-madura
Comments
Loading...